Gubernur Tetapkan 21 November sebagai Hari Otsus Papua

Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe, SIP, MH telah menetapkan tanggal 21 November sebagai Hari Otonomi Khusus (Otsus) .
Share it:
Gubernur Lukas Enembe, SIP, MH resmi menetapkan 21 November sebagai Hari Otsus Papua
Jayapura, Dharapos.com
Gubernur Lukas Enembe, SIP, MH resmi menetapkan 21 November sebagai Hari Otonomi Khusus (Otsus)  Papua.

Penetapan hari Otsus tersebut ditandai digelarnya acara Pekan Pembangunan untuk mewujudkan Papua bangkit mandiri dan sejahtera oleh Pemerintah Provinsi setempat, berlokasi di GOR Cenderawasih Kota Jayapura, Selasa (21/11).

Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Gubernur Lukas Enembe, SIP, MH mengusung tema “Membangun Papua untuk Indonesia”.

“Tepat hari ini tanggal 21 November menjadi sejarah bagi orang Papua sebagai tonggak pelaksanaan pembangunan dengan mengakomodir hak-hak dasar orang Papua dalam Negara Republik Indonesia melalui UU No 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Provinsi Papua,” cetus Gubernur mengawali sambutannya.

Dijelaskan Gubernur pada masa sebelumnya pembangunan di Papua belum memperhitungkan kekhususan tersebut sehingga kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat sulit terwujud.

“Namun seiring berjalannya waktu, lima belas tahun yang lalu kita masyarakat mulai melakukan dan merasakan pembangunan yang berlandaskan kekhususan Papua,” jelasnya.

Dengan adanya UU Otsus, Gubernur mengakui Papua memiliki kewenangan tata kelola Pemerintahan serta skema penganggaran yang khusus. Selain itu perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat dan hak asasi manusia .

Untuk itu, kekhususan-kekhususan yang ada diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik demi mengurangi kesenjangan pembangunan antar wilayah di Papua maupun dengan wilayah lain di Indonesia.

“Sehubunggan dengan itu, maka dihari ini tanggal 21 November saya tetapkan menjadi Hari Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua,” ucap Gubernur.

Di tempat yang sama Kepala Bappeda Provisi Papua Muhammad Musa'ad selaku ketua panitia mengatakan bertepatan dengan hari Otsus maka dilaksanakan acara Pekan Pembangunan Papua.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada berbagai pihak tentang segala hal yang telah dilakukan oleh Pemprov Papua yang diera kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal.

“Pelaksanaan pekan pembangunan ini juga merupakan wujud dari akuntabilitas jawaban publik Pemerintah Provinsi Papua kepada semua komponen masyarakat baik di tanah ini maupun di luar Papua termaksud sebagai bagian dari pertanggung jawaban kepada Pemerintah Pusat,” tandasnya.

Kegiatan Pekan Pembangunan ini berlasung mulai 21 – 25 November dengan agenda beberapa kegiatan antara lain pameran pembangunan yang diikuti oleh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Papua, SKPD di lingkup Pemprov, perbankan dan juga pihak swasta lainnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga