Jurnalis di Kota Jayapura Diduga Jadi Korban Pemukulan Oknum TNI

Aksi kekerasan kembali terjadi menimpa jurnalis di Kota Jayapura.
Share it:
Ilustrasi perlawanan atas kekerasan terhadap jurnalis
Jayapura, Dharapos.com
Aksi kekerasan kembali terjadi menimpa jurnalis di Kota Jayapura.

Kali ini, jurnalis asal media online Wartaplus.com jadi sasaran tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI Angkatan Darat yang berdinas di Kodam XVII/Cendrawasih.

Ridwan Cholid Abubakar alias Ai dalam keterangannya yang disampaikan melalui Pimpinan Redaksi Wartaplus.com, Vanwi Subiyat yang juga Ketua IJN Papua - Papua Barat, mengaku  dirinya dipukul oleh seorang oknum TNI berinisial TK karena dituding sebagai pemakai narkoba.

Aksi pemukulan tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIT, Minggu (5/11) malam.

“Awalnya saya dituduh menggunakan narkoba sementara yang bersangkutan dalam kondisi dipengaruhi minuman keras (miras, red),” urai Subiyat.

Berdasarkan kronologis yang diceritakan Ai, bahwa sebelum kejadian dirinya meminta tolong salah satu rekannya untuk membelikan air galon di kompleks Argapura Bawah.
Dirinya kemudian menunggu di depan sebuah gereja yang juga berada di kompleks yang sama.

“Tak lama kemudian,  oknum TNI berinisial TK ini  yang diketahui dalam keadaan mabuk lantas memberhentikan sepeda motornya lalu menghampiri Ai,” lanjut Subiyat.

Posisinya, saat itu Ai lagi tunggu rekannya yang dimintai tolong belikan air galon.

“Karena dia mau buat susu untuk anaknya. Jadi saya tunggu kakak itu di depan Gereja GKI di kompleks tersebut," ujarnya ditirukan Subiyat.

Ai mengaku mengenal oknum anggota TNI tersebut, dan ia sempat kaget ketika tangannya dipegang dan dituding sebagai pengguna Narkoba.

Karena terus dituding , Ai mengaku tidak menerima dan tetap ngotot menyebut dirinya bukan
pengguna narkoba.

Tapi  oknum TNI tersebut juga tetap menuding dan akhirnya melancarkan pukulan ke wajah wartawan Wartaplus.com tersebut.

"Tepat di depan anggota TNI itu menghentikan kendaraannya dan terus memegang tangan Ai. Karena mungkin tangannya berkeringat maka Ai dituding pemakai narkoba. Tapi saya tetap ngotot sembari mengatakan saya bukan pemakai narkoba,” sambung Subiyat.

Sempat pelaku bertanya kembali dengan dialek khas Papua "Ko kerja apa? Dan pertanyaan itu di jawab Ai “Saya saya wartawan!”

Tiba-tiba, tanpa pikir panjang pelaku langsung  melancarkan pukulannya ke dirinya.

“Ai menjelaskan, setelah memukul, oknum tersebut lantas mengancam akan membawa dirinya ke Polda dan akan menelepon pihak yang berwajib,” kembali beber Subiyat.

Karena merasa tidak terima dengan ulah oknum tersebut,  Ai bergegas ke rumah orang tuanya yang juga berada di sekitar kompleks tersebut, dan mengambil kendaraannya bergegas ke Kantor Polres Jayapura Kota untuk membuat laporan polisi.

Hingga berita ini dipublish, belum diperoleh keterangan resmi dari pelaku maupun institusi tempat yang bersangkutan berdinas.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga