Kepala Kantor SAR Kls A Biak Resmi Diserahterimakan

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan SAR Biak resmi berganti pimpinan pasca serah terima jabatan pimpinan yang dilaksanakan di Kantor SAR setempat, Kamis (23/11).
Share it:
Mantan Kepala SAR Kls A Biak, Suyanto Samuan, S.Sos
Biak, Dharapos.com
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan SAR Biak resmi berganti pimpinan pasca serah terima jabatan pimpinan yang dilaksanakan di Kantor SAR setempat, Kamis (23/11).

Ditemui Beritapapua.Dharpos.com di ruang kerjanya, Kepala SAR yang lama Suyanto Samuan, S.Sos membenarkan hal itu.

“Serah terima jabatan di lingkungan Badan SAR Nasional adalah hal yang biasa, dan saya diganti oleh pimpinan yang baru Setiawan Gerda Yustitia, S.Sos,” ungkapnya, Kamis (23/11).

Pada momen tersebut, ia sempat berkisah tentang perjalanan kariernya.

Putra Papua kelahiran Merauke ini menuturkan jika dirinya telah melanglang buana dalam lingkungan pekerjaan dimana pernah bertugas di Ambon, Manado, Padang (Sumbar).

Kemudian bertugas di Jakarta hingga pindah Biak bertugas selama 11 bulan.

“Dan setelah menjalani serah terima jabatan ini, saya ditarik kembali bekerja di kantor pusat Jakarta pada bagian analis siaga,” tuturnya.

Kepada seluruh petugas SAR Kls A Biak Numfor, Suyanto berpesan untuk selalu meningkatkan kompetensi dan loyalitas kerja yang baik sebab, baginya kedua hal tersebut menjadi ukuran.

“Apabila kompetensi bagus serta kemauan untuk bekerja bagus maka dengan sendirinya pangkat ikut menyesuaikan tidak harus menunggu untuk empat tahun barulah naik pangkat,” tukasnya.

Terpisah, Kepala SAR yang baru, Setiawan Gerda Yustitia, S. Sos, kepada Beritapapua.Dharapos.com mengakui, sebagai pimpinan SAR yang baru di Kabupaten Biak Numfor, ia memiliki beberapa program kerja untuk lebih meningkatkan apa yang sudah baik yang telah dibangun oleh pimpinan sebelumnya.

Menurutnya, masyarakat perlu diberdayakan seperti halnya apabila terjadi bencana dimana mereka secara langsung akan terdampak.

“Jadi masyarakat saat ini sebagai obyek, kenapa tidak kita jadikan sebagai subyek daripada bencana itu, yang artinya selama ini masyarakat hanya terdampak bencana  kenapa  tidak membuat masyarakat itu sebagai pelaku, penyelamat atau penolong di lingkungan mereka sendiri,” tutur Setiawan.

Hal inilah yang menurutnya, akan lebih ditingkatkan lagi.

Pemberdayaan kapabilitas masyarakat penting untuk dilakukan dengan memberikan pelatihan-pelatihan, pembekalan-pembekalan teknik SAR khususnya yang berkaitan dengan ke”gawat darurat”an yang langsung terekspos oleh masyarakat itu sendiri.

Sebagai informasi bahwa proyeksi di tahun 2018 mendatang, kantor SAR Biak akan mendapatkan dua buah kapal berukuran 40 meter.

Kedua kapal tersebut akan ditempatkan di Biak dan Serui yang merupakan wilayah kerja Kantor SAR Kls A Biak.

Setiawan juga menambahkan bahwa Kantor SAR Biak tidak bisa bekerja sendiri tetapi selalu berkoordinasi dengan stakeholder yang ada.

Sebab stakeholder yang memiliki kemampuan di bidang SAR akan di koordinir untuk menyelenggarakan operasi SAR apabila memang itu ada bersama-sama dengan BASARNAS Kantor SAR Biak Numfor.

“Untuk kabupaten Biak Numfor sendiri apabila diprediksi potensi bahayanya ada dua yaitu musibah bencana gempa dan tsunami,” tukas Setiawan.

(Hend-Dk)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga