Legislator Kutuk Keras Aksi Penembakan di Timika

Aksi penembakan kembali terjadi pada 15 November 2017 sekitar Pukul 03.50 WIT, lokasi Mile Point 69, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Share it:
Ketua DPR Papua, Yunus Wonda
Jayapura, Dharapos.com
Aksi penembakan kembali terjadi pada 15 November 2017 sekitar Pukul 03.50 WIT, lokasi Mile Point 69, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Dua personil terkena tembakan masing-masing Brigadir Firman  dan Bripka Yongki Rumte, anggota Den B Satbrimob Papua yang ditugaskan mengamankan wilayah tersebut.

Brigadir Firman akhirnya meninggal di lokasi kejadian akibat kehabisan darah, sementara Brigadir Yongki Rumte hingga kini masih menjalani perwatan intensif akibat luka tembak yang dialaminya.

Ketua DPR Papua Yunus Wonda langsung mengutuk keras aksi penembakan tersebut.

"Kami mengutuk keras tindakan yang tidak berkemanusiaan ini dan sangat tidak terhormat," kecamnya.

Pihaknya juga menyampaikan  turut berbelasungkawa atas tertembaknya kedua anggota Brimob yang melaksanakan tugas.

Menurutnya, aksi ini bukan lagi menyelesaikan masalah  namun justru mendatangkan masalah baru di Tanah Papua.

Penembakan, tegas Wonda, tidak akan menyelesaikan masalah ini dan bukan solusi bagi masalah Papua.

“Tidak harus menghilangkan nyawa orang. Kita bicara pelanggaran HAM, berarti kita juga melakukan pelanggaran HAM,” tegasnya.

Wonda berharap jangan lagi ada masalah yang ujung-ujungnya menghilangkan nyawa orang.

Ia juga menghimbau kepada semua komponen mulai dari Gereja, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk bagaimana menyelesaikan dan jangan lagi ada korban.

“Biarlah kita hidup bebas di tanah ini serta beraktivitas bebas. Teman-teman yang berseberangan juga harus memahami itu. Cara seperti ini tidak akan menyelesaikan masalah,” tukasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga