Oktober 2017, Kota Jayapura Alami Deflasi 0,09 Persen

Bulan Oktober 2017 ini, Kota Jayapura mengalami deflasi sebesar 0,09 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada posisi 128,92.
Share it:
Kepala BPS Provinsi Papua. Simon Safari saat menyampaikan pernyataan pers
Jayapura, Dharapos.com
Bulan Oktober 2017 ini, Kota Jayapura mengalami deflasi sebesar 0,09 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada posisi 128,92.

Kondisi ini berbeda dengan yang dialami Merauke di mana pada bulan yang sama terjadi inflasi 0,47 persen dengan IHK pada posisi 132,13.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Simon Safari, Rabu (1/11) menjelaskan, faktor pemicu deflasi di Kota Jayapura pada bulan Oktober adalah terjadinya penurunan harga yang cukup signifikan pada beberapa komoditi antara lain cabai rawit,  bawang merah, daging sapi, cabai merah, termasuk angkutan udara dan lain-lainnya.

“Kemudian beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga antara lain cakalang, kangkung, beras, bawang putih, sawi hijau dan lain-lain,” sambung Simon.

Sedangkan faktor pemicu terjadinya inflasi di Merauke pada bulan Oktober adalah kenaikan harga yang cukup signifikan pada beberapa komoditi antara lain mujair, bayam, udang basah, daun kemangi, kangkung, terong panjang, kepiting, angkutan udara dan Iain-lain.

“Kemudian untuk komoditi yang mengalami penurunan harga antara lain kacang panjang, bawang merah, cabai rawit, cabai merah, bawal, ikan kembung, kol putih, pisang, ikan asin belah dan lain-lain,” urai Simon.

Lanjutnya, Kota Jayapura menempati urutan ke-54 di tingkat nasional dan urutan keenam di tingkat Sulampua  (Sulawesi, Maluku dan Papua).

Sementara, Merauke menempati urutan kelima di tingkat nasional dan urutan ketiga di tingkat Sulampua.

Simon menambahkan, inflasi tahun kalender di Kota Jayapura pada bulan Oktober sebesar 0,21 persen dan inflasi year on year (Oktober 2017 terhadap Oktober 2016) sebesar 1,74 persen.

“Sementara, inflasi tahun kalender Merauke di bulan Oktober 2017 sebesar 0,01 dan inflasi year on year (Oktober 2017 terhadap Oktober 2016) sebesar 1,07 persen,” tukasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Ekonomi

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga