Pemkot Salurkan Ribuan Buku Pendidikan Anti Korupsi

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM sejak dini telah berkomitmen menerapkan pendidikan anti korupsi pada sekolah-sekolah yang ada di wilayah tersebut.
Share it:
Tepat Rabu (15/11), bertempat di aula SMK Negeri 2 Kotaraja, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano,MM
menyerahkan sejumlah buku pendidikan anti korupsi kepada puluhan SMA, SMK dan SMP di
lingkup Pemkot setempat yang di terima para kepala sekolah masing-masing
Jayapura, Dharapos.com 
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM sejak dini telah berkomitmen menerapkan pendidikan anti korupsi pada sekolah-sekolah yang ada di wilayah tersebut.

Para peserta didik mulai dari jenjang SMP, SMA dan SMK dibekali dengan pendidikan anti korupsi, agar kelak saat berkesempatan menjadi seorang pemimpin tidak melakukan perbuatan yang pada akhirnya akan memperhadapkan mereka dengan masalah hukum.

Bahkan guna memaksimalkan itu, Pemkot melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura menyiapkan sejumlah buku pendidikan anti korupsi.

Tepat Rabu (15/11), bertempat di aula SMK Negeri 2 Kotaraja, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano,MM menyerahkan sejumlah buku pendidikan anti korupsi kepada puluhan SMA, SMK dan SMP di lingkup Pemkot setempat yang di terima para kepala sekolah masing-masing.

Diawali dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NHPD) oleh 3 Kepsek selaku perwakilan yakni SMP YPK Sion Dok VIII, SMA YPPK Taruna Dharma  dan SMK Negeri 5 mewakili  93 sekolah lainnya.

Wali Kota mendorong  agar pemberian buku pendidikan anti korupsi ini, dapat dimaksimalkan penggunaannya.

“Tentu semua ini untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak kita, agar ketika mereka menjadi pemimpin dimana pun mereka ditempatkan, moral mereka  baik dan  tidak melakukan korupsi," dorongnya.

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NHPD) oleh 3 Kepsek selaku perwakilan yakni SMP
YPK Sion Dok VIII, SMA YPPK Taruna Dharma  dan SMK Negeri 5 mewakili  93 sekolah lainnya
Selain itu juga, mereka bisa menilai mana yang baik dan buruk,bahkan mengetahui  apa itu gratifikasi atau suap yang harus diketahui sejak dini.

Dengan begitu, maka mempermudah dilakukan pemutusan jaringan yang sudah tercemar oleh karena aksi memperkaya diri sendiri.

“Sehingga dari sekarang, kita mulai mempersiapkannya agar anak-anak tidak melakukan korupsi nantinya,” imbuhnya.

Seiring dengan itu pula, Pemkot sejak kepemimpinan pria dengan sapaan BTM ini telah menetapkan 4  wilayah tertib di antaranya tertib administrasi, tertib aturan,  bebas korupsi dan menuju WTP.
Juga telah dicanangkan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih korupsi di Kota Jayapura.

“Jadi saya minta buku-buku ini jangan hanya disimpan saja di sekolah, tetapi harus dibagikan kepada para peserta didik agar saat mereka masuk ke perguruan tinggi atau bekerja di dunia birokrasi mereka tidak akan melakukan hal yang melawan hukum,” harapnya.

Setiap rapat pimpinan, orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini juga mengingatkan kepada SKPD untuk bekerja sesuai aturan.

Pada momen yang sama, Sekretaris Disdikbud Kota Jayapura D. B. Rumbino, dalam laporannya merincikan jumlah buku yang dibagikan terdiri atas tiga seri.

Masing-masing untuk SMP sebanyak 3 Seri x 278 buku sehingga total berjumlah 834 buku, sedangkan SMA dan SMK juga sebanyak 3 seri x 360 total 1.080 buku.

Dalam penyerahan ini juga, akan diserahkan kepada 46 SMP, 32  SMA dan 15  SMK,sehingga total berjumlah 93 sekolah yang menerima buku tersebut.

Dengan demikian  total besaran dana yang dialokasikan dalam  keseluruhan dana sebesar Rp.449.124.000.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga