Pempus Komitmen Dorong Percepatan Pemerataan Ekonomi di Papua

Pemerintah pusat melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong percepatan pemerataan ekonomi dan terwujudnya keadilan sosial terutama bagi masyarakat di daerah terluar, terdepan dan terpencil.
Share it:
Menteri BUMN Rini M Soemarno saat melakukan kunjungan resmi ke Propinsi Papua meliputi
sejumlah wilayah seperti Jayapura, Puncak Jaya Mulia dan Wamena, Senin (20/11)
Mulia, Dharapos.com
Pemerintah pusat melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong percepatan pemerataan ekonomi dan terwujudnya keadilan sosial terutama bagi masyarakat di daerah terluar, terdepan dan terpencil.

Hal itu ditunjukkan dengan kunjungan resmi yang dilakukan Menteri BUMN Rini M Soemarno  ke Propinsi Papua yang meliputi wilayah Jayapura, Puncak Jaya Mulia dan Wamena, Senin (20/11).

Tak sendiri, Menteri memboyong sejumlah pimpinan BUMN dalam kunjungan tersebut, seperti Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wiroatmodjo, Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Agus Andiyan dan Direktur Utama PT Semen Tonasa Subhan.

Kemudian, Direktur Integrasi Logistik PT Pos Indonesia Barkah Hadimoeljono dan Direktur Marketing dan Pemasaran PT Pertamina (Persero) Muchamad Iskandar dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

Sebagai salah satu propinsi yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, Propinsi Papua dan Papua Barat memiliki kontribusi besar dalam mendorong perekonomian Indonesia.

Untuk itu, Pemerintah hadir memberikan dukungan bagi pemerataan ekonomi di wilayah melalui sinergi antara BUMN  dalam bentuk program penyetaraan Bahan Bakar Minyak (BBM), bahan pokok, dan penurunan harga semen serta program-program pemberdayaan lainnya yang mendorong ekonomi kerakyatan.

Kebijakan “Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga” di Papua dan Papua Barat merupakan upaya Pemerintah mengurangi disparitas harga dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi.

“Kondisi geografis dan distribusi menjadi  tantangan dan kami terus menerus berupaya untuk atasi bersama dan kami optimis penyetaraan Harga BBM di titik-titik yang ditargetkan dapat terwujud,” akui Rini.

Begitu pula dengan kebijakan pada harga bahan pokok hingga harga semen yang selama ini begitu melambung.

Meski demikian, dukungan dari Pemerintah daerah, sinergi BUMN, masyarakat dan semua pemangku kepentingan sangat dibutuhkan bagi kemajuan dan pemerataan ekonomi di tanah ini.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga