Wali Kota Kecewa Lakip Pemkot Jayapura Hanya Mendapat Nilai ‘C’

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengaku kecewa karena Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Pemerintah Kota Jayapura masih mendapat nilai ‘C’.
Share it:
Foto bersama usai pembukaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja di lingkup Pemkot Jayapura, Jumat (3/11)
Jayapura, Dharapos.com  
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengaku kecewa karena Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Pemerintah Kota Jayapura masih mendapat nilai ‘C’.

Padahal sejak periode pertama hingga kepemimpinan sekarang di periode kedua, dirinya terus mendorong seluruh OPD untuk berinovasi dan itu berhasil.

Belum lagi berbagai inovasi yang di lakukan di daerah lain di Indonesia, telah diberlakukan juga di Kota Jayapura, bahkan hasilnya menggembirakan hingga kemudian meraih sejumlah penghargaan.

“Sumber daya manusia di jajaran Pemerintah Kota Jayapura sangat lengkap bahkan tak sedikit bertitel Doktor, serta inovasi-inovasi yang dibuat daerah lain di Indonesia sudah kita sudah lakukan.
Apalagi pelayanan di kota ini sudah sangat bagus , sehingga mendapatkan penghargaan dari Ombudsman RI Perwakilan Papua, saya juga telah membuat standar standar pelayanan,“ demikian pernyataan Wali Kota ketika membuka kegiatan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Pemkot Jayapura, bertempat di gedung Sian Soor, Kantor Wali Kota, Jumat (3/11).

Namun semua itu terkesan tak berarti setelah diketahui LAKIP Pemkot Jayapura masih berada di posisi penilaian  ‘C’.

“Kita harus terus berusaha agar ada kemajuan, menciptakan berbagai inovasi yang bisa membawa perubahan. Dan yang tak kalah penting, pimpinan OPD harus mengerti tugas pokok dan fungsi masing-masing,” dorongnya.

Dikatakan Wali Kota, sistem pelayanan publik di lingkup Pemkot telah memberlakukan sistem online sehingga berlangsung cepat, tepat, efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Pimpinan OPD lingkup Pemkot Jayapura dan peserta kegiatan
“Kita harus bangga dengan Kota Jayapura karena merupakan pusat perubahan di Tanah Papua dan pusat peradaban serta pusat inovasi satu pintu yang menjadi kebanggaan bagi kita semua,” cetusnya.

Bahkan lebih dari itu, Kota Jayapura sudah memiliki kawasan wajib tertib administrasi kependudukan yakni Kampung Kayu Batu, dimana semua warga di wilayah tersebut sudah mempunyai akta nikah, akta kelahiran dan e-KTP.

“Untuk itu, mulai hari ini saya minta semuanya untuk fokus bekerja kemudian mana hal-hal yang kurang harus segera dibenahi dengan membuat SOP hingga penilaian kinerja,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Elina Sipayung, SH, MAP, Asdep Wilayah III Kementerian PAN RB-RI juga mengakui langkah Wali Kota membenahi Kota Jayapura telah menunjukkan perubahan.

“Untuk itu, apa yang sudah diunggulkan oleh Wali Kota di forum nasional harus tetap dijaga, apakah itu sistem akuntabilitas yang baik maupun pelaksanaan reformasi birokrasi yang sudah terimplementasi,” tandasnya.

Elina juga mengapresiasi Wali Kota dan seluruh jajarannya atas prestasi yang dicapai terkait Kota Jayapura berturut-turut mendapat opini WTP dari BPK RI Perwakilan Papua.

“Apa yang diukur, dilaporkan dan di evaluasi secara internal untuk capaian kinerja yang tentunya kita berbicara kinerja outcome atau manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga