Wali Kota Kisahkan Awal Rencana Pembangunan JHH

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM kembali mengisahkan awal rencana pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi Landmark Kota Jayapura.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat mendampingi Menteri BUMN RI, Rini M. Soemarno
saat meninjau pembangunan jembatan Hamadi - Holtekamp (JHH), Selasa (21/11)
Jayapura, Dharapos.com
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM kembali mengisahkan awal rencana pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi Landmark Kota Jayapura.

Hal itu dilakukannya ketika mendampingi Menteri BUMN RI, Rini M. Soemarno saat meninjau pembangunan jembatan Hamadi -  Holtekamp (JHH), Selasa (21/11).

Selaku anak adat yang mempunyai negeri dan tanah sekaligus juga berbicara mewakili masyarakat adat, mimpi itu telah menjadi kenyataan.

Karena Presiden RI Joko Widodo menyetujui pembangunan JHH.

“Sebelum pembangunan dimulai, saya membawa 14 Ondoafi yang ada di 14 kampung untuk bertemu langsung dengan Presiden RI guna membicarakan rencana pembangunan JHH . Dan saat ini kenyataan itu tak bisa dipungkiri lagi,” urainya.

Sekembalinya ke Kota Jayapura, pria yang akrab disapa BTM mengundang masyarakat adat untuk menggelar ritual adat tepat di Tanjung Pantai Enggros, sebagai tanda mengawali pembangunan JHH.
Ritual adat perlu dilakukan agar pembangunan bisa berjalan dengan aman dan lancar dan tidak ada gangguan apapun.

“Dan faktanya dari awal pembangunan hingga saat ini, semuanya berjalan dengan aman lancar,” cetusnya.

Masyarakat adat juga menaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada Tuhan karena memang menjadi suatu pergumulan  agar kota ini menjadi maju sehingga pembangunan jembatan ini sudah bisa terlaksana.

“Nantinya jembatan ini akan menjadi Lanmark Kota Jayapura dan mempercepat arus transportasi dari kampung-kampung yang ada di perbatasan RI-PNG untuk akses ke pusat kota dalam waktu 30 menit saja,” beber BTM.

Diakuinya, saat ini masyarakat dari wilayah Distrik Muara Tami yang berada di kawasan perbatasan RI - PNG, masih menempuh jarak yang cukup jauh bahkan sering kali terjadi ketidaknyamanan selama dalam perjalanan ke pusat ibu kota provinsi di ujung timur Indonesia ini.

“Karena itu, dengan adanya jembatan ini, maka tentunya bisa menjawab apa yang selama ini menjadi harapan warga masyarakat di perbatasan terkait akses ke Kota Jayapura,” tandasnya.

Yang pastinya, masyarakat yang notabene berprofesi sebagai petani sangat bersyukur karena hasil-hasil kebun mereka bisa di bawa ke kota dalam waktu yang lebih singkat serta aman dalam perjalanan.

Dan yang tak kalah pentingnya, keberadaan JHH pada kawasan strategis nasional dapat pula memacu kemajuan perekonomian di kawasan perbatasan.

Terkait pembangunan JHH,  BTM memastikan Pemkot Jayapura bertanggung jawab dalam membangun jalan pendekat.

Sementara itu, Menteri Rini menegaskan proyek pembangunan JHH tentu membuat semua pihak bangga dimana perusahan PP bersinergi dengan BUMN yang lain sehingga antar BUMN terlihat menunjukkan yang terbaik di sini.

Menteri juga merasa bangga karena seluruh konstruksi bentangan JHH ini dibuat di PT PAL Surabaya.

"Dan itu sangat membesarkan hati saya. Jika sinerginya BUMN seperti ini maka Indonesia semakin jaya," tukasnya.

Sejumlah pimpinan BUMN turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, seperti Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wiroatmodjo, Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Agus Andiyan dan Direktur Utama PT Semen Tonasa Subhan.

Kemudian, Direktur Integrasi Logistik PT Pos Indonesia Barkah Hadimoeljono dan Direktur Marketing dan Pemasaran PT Pertamina (Persero) Muchamad Iskandar dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga