Wali Kota Kunjungi Korban Kebakaran di Belakang Pasar Youtefa

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengunjungi korban kebakaran di belakang Pasar Youtefa RT.5/RW.6 Kelurahan Waimhorock, Distrik Abepura, pada Selasa (31/10) lalu yang menghanguskan sedikitnya 8 rumah warga.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat meninjau lokasi kebakaran di belakang Pasar Youtefa
Jayapura, Dharapos.com
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengunjungi korban kebakaran di belakang Pasar Youtefa RT.5/RW.6 Kelurahan Waimhorock, Distrik Abepura, pada Selasa (31/10) lalu yang menghanguskan sedikitnya 8 rumah warga.

Para korban saat ini, sementara berada di tenda-tenda darurat yang berada di pelataran Masjid Al Asri dan hanya berjarak 100 meter dari lokasi kebakaran.

Pantauan media ini, Wali Kota setibanya di lokasi kebakaran langsung masuk di antara puing-puing bangunan dan sesudah itu langsung menemui para korban.

“Pemerintah kota akan memperhatikan para korban kebakaran dan tentu bekerja sama dengan pengurus Masjid, Ketua RT dan RW,“ demikian pernyataannya saat memberikan penguatan kepada para korban, Kamis (2/11).

Wali Kota juga atas nama Pemerintah Kota menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus Masjid yang telah mengizinkan para korban akibat musibah kebakaran ditampung sementara di areal masjid ini.

Pemkot lanjut Wali Kota akan membantu makan dan minum selama beberapa hari ke depan sesuai dengan aturan termasuk juga tim medis akan diturunkan  untuk memeriksa kondisi kesehatan para korban.

Mungkin juga ada anak-anak yang masih sekolah di PAUD, TK, SD, SMP, SMA atau perguruan tinggi nantinya akan dilakukan pendataan oleh ketua RT.

Karena musibah ini, mungkin saja ada surat nikah, ijazah atau pakaian seragam sekolah yang ikut terbakar termasuk surat-surat berharga lainnya sehingga Ketua RT diminta untuk melaporkan langsung kepada Kepala Dinas Sosial setempat.

Wali Kota menyerahkan bantuan kepada 3 ibu hamil saat mengunjugi para korban kebakaran 
“Bapak-bapak dan ibu-Ibu harus kuat dalam menghadapi musibah dan cobaan ini,” ucapnya.

Salah satu yang menjadi pesan Wali Kota bagi warga korban kebakaran khususnya yang  sudah lama menetap di Kota Jayapura, Wali Kota ingatkan harus memiliki e-KTP setempat.

“Jika e-KTPnya dari Jawa atau Makassar maka harus meminta surat pindah dari tempat asalnya, sedangkan bagi yang belum mempunyai e-KTP agar segera melapor ke RT untuk ditindaklanjuti  ke Wali Kota agar bisa di lakukan perekaman di halaman masjid,” imbuhnya.

Orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini, juga menyampaikan  apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua RT/RW, yang sudah melakukan pendataan dengan baik.

Berkaitan dengan adanya sejumlah makam anak-anak di lokasi kebakaran tersebut, Wali Kota berjanji akan membantu warga yang memiliki makam tersebut untuk dipindahkan ke kompleks pekuburan Abe pantai.

“Pemerintah kota juga telah membeli tanah seluas 10 hektar untuk dijadikan kompleks pemakam bagi umat Muslim di kota Jayapura dan itu gratis atau tidak dipungut bayaran,” sambungnya.

Pria yang sering disapa BTM ini juga mengingatkan para korban untuk tidak melakukan penyambungan kabel listrik secara sebarangan begitu pula jika keluar rumah agar memperhatikan kompor.

“Setiap musibah kebakaran, Pemerintah Kota Jayapura akan membantu sesuai kemampuan,” tukasnya.

Pada momen peninjauan tersebut, sekaligus dilakukan penyerahan bantuan kepada tiga wanita warga korban kebakaran yang sedang dalam kondisi hamil.

Sementara itu, jumlah rumah yang hangus terbakar sesuai laporan Kepala Dinsos Kota, Irawadi adalah sebanyak 8 rumah dengan jumlah 32 kepala keluarga dan total sebanyak 83 jiwa.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga