2017, BPBD Kota Fokus Bangun 5 Titik Rawan Longsor

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat pada tahun 2017 telah mengucurkan dana bencana alam kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura sebesar Rp11 miliar lebih.
Share it:
Kepala BPBD Kota Jayapura, Bernard J. Lamia
Jayapura, Dharapos.com 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat pada tahun 2017 telah mengucurkan dana bencana alam kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura sebesar Rp11 miliar lebih.

“Dana siap pakai ini diperuntukkan untuk membangun sejumlah kawasan yang diketahui rawan longsor pada lima titik yang ada di wilayah Kota Jayapura,” ungkap Kepala BPBD Kota Jayapura, Bernard J. Lamia kepada media ini, Jumat (29/12).

Salah satu lokasi yakni  di Jalan Bhayangkara yang kondisi tanahnya labil sehingga saat pembangunan dengan menggunakan konstruksi talud terjadi masalah.

“Setelah bekerja di lapangan berlangsung baru kami tahu bahwa tanah di lokasi tersebut merupakan tanah bergerak sehingga konstruksi dari talut tidak cocok dan lebih banyak membangun bronjong,” akuinya.

Dengan bronjong maka pembangunan tersebut sedikit aman walaupun belum selesai karena jalan tersebut belum dikerjakan.

Diakui Lamia, untuk alokasi anggaran pada lokasi Jalan Bayangkara bukan saja menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum setempat.

“Karena kami telah membagi tugas bagaimana mencari dana dari Pemerintah pusat untuk dialokasikan bagi pekerjaan tersebut,” akuinya.

Demikian pula dengan lokasi di Gereja Betlehem Dok II dan satu titik lagi di wilayah Dok VII tepat di belakang Gereja Bethany.

Selain itu, lanjut Lamia, BPBD Kota Jayapura juga mendapat dana kucuran dana sebesar Rp15 Miliar pada Desember ini.

“Perlu diketahui, bahwa untuk anggaran penanggulangan bencana tidak mengenal tahun anggaran
karena kapan pun dana tersebut dikucurkan dari Pemerintah pusat dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana Pusat,” lanjutnya.

Dana Rp15 Miliar tersebut nantinya akan diperuntukkan untuk membangun 9 titik longsor di Kota Jayapura termasuk Jalan Bayangkara.

Kemudian, Jalan Baru menuju kawasan Perumnas 3 Waena yang harus dikerjakan.

“Dan untuk pembangunan jalan di sekitar longsoran tersebut belum dikerjakan dan kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Kota Jayapura jika kami sudah mendapat anggaran untuk mengerjakan jalan dimaksud,” sambung Lamia.

Ia menegaskan pula bahwa beberapa pekerjaan yang akan dilakukan di 2018, penganggarannya telah turun di tahun ini.

Selanjutnya juga lokasi gereja Sejahtera Dok V Distrik Jayapura utara dan juga patung Bunda Maria Waena termasuk lokasi lainnya di Kali Subhorjni  Kotaraja dan satu titik di Kampung Tiba-tiba.

Semua pekerjaan ini nantinya akan dibiayai melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

“Dan bukan rahasia lagi kalau dana-dana yang dikucurkan oleh BNPB Pusat adalah merupakan perjuangan Wali Kota Jayapura saat bertemu langsung dengan kepala Badan Penanggulangan Bencana Pusat di Jakarta beberapa waktu lalu,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga