Betaubun Himbau Warga Taati Instruksi Wali Kota Soal Petasan

Di seluruh dunia, tradisi saat momen perayaan Natal dan malam pergantian tahun tidak terlepas dari bunyi-bunyian petasan dan meriam.
Share it:
Ketua Fraksi PDl Perjuangan DPRD Kota Jayapura, Jhon Y. Betaubun, SH, MH
Jayapura, Dharapos.com
Di seluruh dunia, tradisi saat momen perayaan Natal dan malam pergantian tahun tidak terlepas dari bunyi-bunyian petasan dan meriam.

Tradisi yang sama juga berlaku di Kota Jayapura, yang merupakan ibukota Provinsi Papua.

Walaupun pemikiran anak-anak bahkan orang dewasa bahwa itu merupakan euforia saat momen tersebut, namun tentunya akan mengganggu ketenteraman umum terutama pada tanggal 24 - 25 Desember dan 31 Desember - 1 Januari saat umat sedang khusyuk menjalankan ibadah.

Guna menghindari itu, Wali Kota, Dr. Benhur Tomi Mano, MM, meminta warga di ibukota provinsi paling timur Indonesia ini, untuk bersama-sama menjaga keamanan saat  momen perayaan Natal maupun pada malam pergantian tahun.

Bahkan, mempertegas itu, Wali Kota mengeluarkan instruksi larangan.

"Tanggal 25 Desember pukul 07.00 – 21.00 WIT tidak boleh membunyikan petasan dan meriam. Kemudian, tanggal 31 Desember pukul 18.00 - 21.00 WIT diharapkan juga tidak membunyikan petasan,” tegasnya.

Langkah orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini juga mendapat dukungan dari Ketua Fraksi PDl Perjuangan DPRD Kota Jayapura, Jhon Y. Betaubun, SH., MH.

Politisi muda yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengurus Cabang GMKI  Jayapura ini menyambut baik dan mendukung kebijakan terhadap larangan membunyikan petasan dan meriam.

“Karena tentunya sangat mengganggu umat Kristen yang sedang menjalankan ibadah,” tegasnya, Sabtu (23/12).

Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura ini menghimbau masyarakat agar menaati larangan yang dikeluarkan Wali Kota.

Bahkan masyarakat diminta untuk meninggalkan hal-hal yang tidak ada manfaatnya.

“Apalagi yang hanya memberikan dampak negatif seperti menghabiskan uang dengan percuma dan membahayakan nyawa diri sendiri maupun orang lain saat membunyikan petasan," imbuhnya.

Betaubun juga berharap aparat Kepolisian bersikap tegas dengan melakukan sweping terhadap warga yang membunyikan petasan.

“Termasuk Ketua RT dan RW juga harus berperan mengingatkan warganya agar tidak membunyikan petasan,” pungkasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga