ITB Undang Wali Kota Jayapura jadi Pembicara di Talkshow Smart City 2

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM resmi diundang jadi pembicara pada acara Talkshow Smart City 2 dengan mengusung topik “Prasyarat Kebutuhan Dasar untuk Menuju Kota Cerdas”.
Share it:
Kota Jayapura, Provinsi Papua
Jayapura, Dharapos.com
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM resmi diundang jadi pembicara pada acara Talkshow Smart City 2 dengan mengusung topik “Prasyarat Kebutuhan Dasar untuk Menuju Kota Cerdas”.

Dijadwalkan, acara yang digelar Institut Teknologi Bandung (ITB) ini bakal berlangsung pada Senin (11/12) mendatang dengan mengambil tempat di gedung Dhanapala, Jalan Raya No. 1 Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Wali Kota yang dikonfirmasi, Kamis (7/12) melalui telepon selulernya membenarkan hal itu.

“Iya, selaku  Wali Kota Jayapura, saya di undang sebagai  salah satu pembicara pada kegiatan tersebut  bersama tiga pembicara lainnya,” akuinya.

Ketiga pembicara lainnya masing-masing, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri DR. Soni Sumarsono, MDM, Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG  dan Herfini Haryono yang saat ini menjabat sebagai Direktur Indosat.

Turut pula diundang sebagai pembicara Wali Kota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, MT, Wali Kota Batam H. Muhamad Rudi, SE, MM dan Wali Kota Makasar, Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto

Perlu diketahui, dari 98 Wali Kota yang diundang pada acara Talkshow Smart City 2, hanya Wali Kota Jayapura dan 3 kota lainnya di Indonesia yang berkesempatan menjadi pembicara pada momen tersebut.

Kegiatan ini, lanjut Wali Kota, adalah untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi dan permasalahan kota sehingga dapat dijadikan acuan bagi tata kelola kota.

“Upaya kota menuju cerdas berkaitan erat dengan bagaimana kota memenuhi kebutuhan dasarnya demikian pula sebaliknya, kebutuhan yang tidak dipenuhi akan mengakibatkan hidup seseorang menjadi tidak normal,” urainya.

Kebutuhan dasar ini mencakup urusan ekonomi, kesehatan, pendidikan, transportasi dan komunikasi.

“Untuk memenuhi kebutuhan dasar diperlukan proses pemetaan kondisi, koordinasi dan integrasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan serta pengawasan dan evaluasi oleh beragam pemangku kepentingan,” sambung Wali Kota.

Pria yang akrab disapa BTM menambahkan nantinya juga akan dibahas bagaimana Pemkot, Pemerintah pusat dan industri berkoordinasi dan menjalankan program-program terkait pemenuhan kebutuhan dasar warga kota.

Pada acara tersebut akan disampaikan pula hasil clustering kota-kota beserta masukan untuk peningkatan kinerja dalam menuju pengembangan Kota Cerdas dan pemberian penghargaan untuk rating Kota Cerdas Indonesia 2017.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga