Kepala BPBJ Pemkot Jayapura Jadi Pembicara di Forum Modernisasi Program

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemerintah Kota Jayapura, Matias B. Mano resmi diundang sebagai pemateri pada acara peresmian Procurement Champions dan Forum Modernisasi Program.
Share it:
Kepala BPBJ Pemkot Jayapura, Matias B. Mano saat menjadi pembicara pada acara peresmian Procurement
Champions dan Forum Modernisasi Program yang berlangsung di Luwansa Hotel Jakarta, Selasa (19/12)
Jakarta, Dharapos.com
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemerintah Kota Jayapura, Matias B. Mano resmi diundang sebagai pemateri pada acara peresmian Procurement Champions dan Forum Modernisasi Program.

Pada  acara tersebut, orang nomor satu di BPBJ Pemkot Jayapura ini membawakan materi tentang

"Keberlanjutan Program Modernisasi Pengadaan Guna Menciptakan Lebih Banyak Ahli, dan Memperluas Dampak".

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (19/12 ) di Luwansa Hotel Jakarta ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari Unit Layanan Pengadaan Percontohan di Indonesia.

Sasarannya dari kegiatan ini adalah untuk forum modernisasi pengadaan yang merupakan program yang dilakukan oleh Millennium Challenge Account (MCA) Indonesia dan telah berjalan selama hampir 3 tahun lebih.

“Procurement Champions adalah mereka-mereka yang siap menggerakkan dan berbagi pengetahuan
untuk memajukan pengadaan barang dan jasa di Indonesia dan tentunya di Kota Jayapura," demikian pernyataan Jackson Sinaga , Trainer dan mentor pada program Procurement Champions dan Forum Modernisasi Program.

Diakuinya, Kota Jayapura bisa masuk ke program tersebut di antara ratusan institusi baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang melamar terkait program tersebut.

“Namun Kota Jayapura beruntung dan lolos karena adanya komitmen yang kuat untuk mengikuti program tersebut,” akui Sinaga.

Terkait  itu, pihaknya kemudian meminta Kepala BPBJ Pemkot Jayapura untuk sharing terkait apa yang sudah dilakukan dan direncanakan ke depan terkait dengan pengadaan di ibukota provinsi paling timur Indonesia ini.

“Kota Jayapura dipilih karena ada rencana ke depan yang menarik dan sudah dilakukan oleh Kepala BPBJ Kota Jayapura dan jajarannya. Artinya dari ilmu dan pengetahuan yang didapatkan pada pelatihan ini maka kita mendorong untuk para pelaku pengadaan khususnya di Papua untuk mengetahuinya,” tandasnya.

Menurut Sinaga, Matias B. Mano dan timnya telah membuat rencana yang cukup brilian untuk menjangkau semua pengelola pengadaan di seluruh Papua dan memahaminya serta mendapat informasi yang luas guna memajukan pengadaan di provinsi ini.

Dengan demikian, BPBJ kota Jayapura merupakan pionir karena mempunyai tanggung jawab dan semangat untuk memperluas pengetahuan tentang pengadaan.

Pada momen tersebut, Kepala BPJP Pemkot Jayapura, Matias B. Mano juga menuturkan bahwa dirinya di undang untuk memberikan materi terkait keberlanjutan program modernisasi pengadaan.

Dimana pihaknya telah melakukan MoU hingga April  2018 mendatang dengan LKPP terkait program modernisasi pengadaan.

“LKPP berharap jika program ini selesai maka kita harus melanjutkan program ini secara mandiri,” akuinya.

Terkait itu, Matias menambahkan ULP Kota Jayapura memiliki dua program yakni program jangka pendek dan jangka panjang.

Program jangka pendek berkaitan dengan rekrutmen dan kaderisasi staf yang disiapkan sebagai pengganti staf dan pokja yang ada ketika terjadi rotasi pegawai.

Sedangkan program jangka panjang adalah melakukan kerja sama dengan semua ULP di Provinsi Papua & Papua Barat dan kemudian dilakukan dengan mentoring (pendampingan).

“Sehingga diharapkan seluruh ULP sudah sama seperti Kota Jayapura yang menjadi satu-satunya ULP percontohan nasional di Tanah Papua,” tandasnya.

Berkaitan dengan program jangka panjang, pihaknya juga akan membangun kerja sama dengan ULP di Tanah Papua.

“Dan tentu kita akan keluar untuk menjadi mentor bagi seluruh ULP yang ada dengan membantu mengembangkan organisasi tersebut hingga menjadi sama dengan pelayanan pengadaan di Kota Jayapura,” sambung Matias.

Ditambahkan pula, pihaknya mempunyai misi bahwa ULP yang ada di tanah Papua maupun Papua Barat harus sama persis dengan Kota Jayapura.

“Pengalaman ini saya bagikan, kepada ULP seluruh Indonesia  pada kegiatan ini dan terutama ULP percontohan agar bisa memotivasi mereka seperti yang dilakukan di Kota Jayapura,” tukasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga