Pengungkapan Insiden Paniai Berdarah Bukan Kiamat bagi NKRI

Dua legislator asal daerah pemilihan (Dapil) Paniai, Deki Nawipa dan Laurenzsius Kadepa mendesak Pemerintah pusat (Pempus) untuk segera mengungkap fakat terjadinya insiden Paniai berdarah yang mengakibatkan meninggalnya empat orang siswa setempat.
Share it:
Anggota Komisi I DPR Papua, Laurenzsius Kadepa 
Jayapura, Dharapos.com
Dua legislator asal daerah pemilihan (Dapil) Paniai, Deki Nawipa dan Laurenzsius Kadepa mendesak Pemerintah pusat (Pempus) untuk segera mengungkap fakat terjadinya insiden Paniai berdarah yang mengakibatkan meninggalnya empat orang siswa setempat.

Anggota Komisi I DPR Papua, Laurenzsius Kadepa mengingatkan Presiden RI Joko Widodo atas persoalan ini.

“Bahwa selama ini berbicara untuk membangun Papua lewat pembangunan infrastruktur, komitmen ini saya rasa sangat mengebu-gebu tetapi di bidang aspek HAM tidak satu pun tersentuh,” bebernya, Jumat (8/12).

Olehnya itu, Kadepa kembali berpesan agar kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi di Wamena, Wasior dan khususnya di Paniai segera diungkap.

“Siapa pun di dunia ini tidak akan pernah melupakan masa lalunya baik suka maupun duka, dan kasus Paniai berdarah baru tiga tahun dan bila diselesaikan bukan berarti kiamat bagi NKRI,” tegasnya.

Kadepa menambahkan sampai hari ini, pihak keluarga korban masih menuntut adanya proses hukum yang benar.

Desakan yang sama juga disampaikan Deki Nawipa yang juga anggota Komis IV DPR Papua.

“Rakyat Papua lebih khususnya di Kabupaten Paniai tepatnya pada hari ini 8 Desember memasuki 3 tahun masalah insiden berdarah di wilayah tersebut belum juga terungkap dan kami merasa kesal karena sampai hari ini belum ada upaya-upaya untuk mengungkap persoalan ini,” kesalnya saat dikonfirmasi diraung kerjanya, Jumat (8/12).

Ia mengingatkan Pempus untuk tidak membiarkan masalah ini berlalu begitu saja.

“Kami dari masyarakat Paniai menuntut kepada Pemerintah pusat maupun daerah lebih serius untuk bagaimana caranya mengungkap persoalan ini,” desak Nawipa.

Terkait dengan itu, ia berharap pula dengan kedatangan empat Menteri nantinya ada titipan dari Pempus, kepada mereka yang akan ke Papua untuk menyelesaikan persoalan terkait dengan tragedi pertumpahan darah yang mengakibatkan 4 siswa meregang nyawa.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga