Tingkat Kesukaan Masyarakat Papua pada Sosok Pahabol Masih Tinggi

Tingkat kesukaan masyarakat Papua kepada Dr Yohanes Pahabol hingga saat ini terbilang masih tinggi.
Share it:
Bakal Calon Gubernur Papua 2018 - 2023, Dr. Ones Pahabol
Jayapura, Dharapos.com
Tingkat kesukaan masyarakat Papua kepada Dr Yohanes Pahabol hingga saat ini terbilang masih tinggi.

Hal tersebut, tak lain karena masyarakat melihat dan membutuhkan figur atau sosok baru yang bisa memuaskan hati masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Dendi Susyanto yang juga Direktur Lembaga Konsultan Politik Indonesia Star Poll, Minggu (10/12).

“Masyarakat Papua juga masih melihat prestasi Dr. Ones Pahabol sebagai Bupati Yahukimo dua periode yang dinilai berprestasi. Sehingga atas dasar itulah maka masyarakat sangat menyukai dan membutuhkan figur pemimpin seperti beliau,” tandasnya ketika dikonfirmasi Beritapapua.Dharapos.com melalui telepon selulernya merujuk pada hasil survei yang dilakukan lembaganya, beberapa bulan lalu.

Dimana berdasarkan survei tersebut, hasil tertinggi dari semua bakal calon yang berpeluang tampil di Pilgub Papua, Dr Ones Pahabol dengan jumlah presentasi 37,7 persen disusul figur petahana, Lukas Enembe 26,6 persen.

Di belakang Pahabol dan Enembe, menyusul John Wempi Wetipo, Lenis Kogoya dan beberapa figur potensial lainnya.

“Kami sudah melakukan survei di Papua beberapa bulan yang lalu dimana kita menanyakan beberapa nama tokoh yang kita ukur dan hasilnya seperti yang sudah kami sampaikan ke publik,”  tukas Dendi.

Keberhasilan Pahabol mengubah wajah Yahukimo, salah satu kabupaten baru di kawasan Pegunungan Tengah Papua menjadi salah satu poin penting yang dijadikan dasar bagi masyarakat untuk menjatuhkan pilihan surveinya kepada mantan Bupati 2 periode tersebut.

Dikutip dari sejumlah sumber, Yahukimo dulunya merupakan bagian dari Kabupaten Jayawijaya namun sejak dikeluarkannya kebijakan Pempus tentang pemekaran wilayah akhirnya resmi berdiri sendiri pada 11 Desember 2003.

Mengawali pemerintahannya, Yahukimo di pimpin seorang karateker yakni Roberth Wanimbo bersama Dr. Ones Pahabol yang saat itu menjabat sebagai Ketua DPRD setempat bersama-sama mempersiapkan kerangka kabupaten yang memiliki luas hingga 17.152 kilo meter persegi ini.

Kerja keras Roberth dan Ones Pahabol akhirnya berbuah manis.

Tiga tahun kemudian kerangka kabupaten Yahukimo pun nampak mulai tersusun rapi hingga terpilihnya Ones pahabol sebagai bupati definitif pertama bersama dengan wakilnya Daniel Rendeng.

Memiliki 51 distrik dan terbagi atas 517 kampung dan 1 kelurahan menjadikan Yahukimo sebagai kabupaten yang memiliki jumlah distrik terbanyak kedua di Papua setelah Tolikara.

Selama masa kepemimpinan Pahabol – Rendeng, perlahan wajah Yahukimo yang dulunya hutan rimba berubah menjadi kota layak huni dibarengi pembangunan sejumlah fasilitas umum guna meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Bahkan lima tahun memimpin periode pertama, Pahabol kembali di percayai masyarakat menjadi Bupati untuk periode kedua bersama wakilnya Robby Longkutoy.

Masyarakat masih membutuhkan sosok Pahabol untuk membawa perubahan di Tanah Papua
Dekai, awalnya adalah hutan belantara yang sangat buas dan tak tersentuh oleh pembangunan namun di tangan Pahabol, kini ibukota Yahukimo tersebut telah berubah menjadi salah satu kota berkembang di kawasan Pegunungan Papua.

Berbagai upaya di lakukan pemerintah setempat guna menyulap Dekai menjadi kota layak huni mulai dari pembongkaran hutan guna pembangunan bandara udara, pembuatan jalan dan jembatan hingga pembangunan sarana umum dan fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Dan hal itu berhasil ditunjukkan Pahabol selama menjabat sebagai Bupati Yahukimo.

Di bidang infrastruktur misalnya, Yahukimo telah memiliki bandara udara baru bernama Nop Goliath dengan run way sepanjang 1500 meter dan saat ini sedang dalam perpanjangan run way hingga 2500 meter dengan target di darati pesawat jenis boeing.

Terhitung sejak masa kepemimpinan Pahabol, telah di bangun dan dikembangkan sebanyak dua puluhan lapter di beberapa distrik di Yahukimo.

Kemudian pembukaan dan pengaspalan jalan di Yahukimo terus di lakukan bahkan kota dekai kini memiliki jalan raya terluas dan terbaik bila di bandingkan dengan kota lainnya di daerah pegunungan Papua.

Berdasarkan data dari Dinas PU Papua, Yahukimo adalah salah satu kabupaten yang paling berhasil dalam hal pengembangan ruas jalan dan pembangunan jembatan selama sepuluh tahun terakhir.

Selain di bilang sukses di bidang pengembangan infrastruktur, Pemda Yahukimo juga memiliki potensi alam yang luar biasa seperti di bidang pertanian dan peternakan. Bahkan pemerintah setempat meminjamkan lahan secara gratis bagi warganya yang ingin bercocok tanam hingga bersawah.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan setempat hasil pertanian di Kabupaten Yahukimo dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga tidak memerlukan pasokan hasil pertanian dari luar daerah.

Di bidang peternakan, Yahukimo tak kalah dari daerah lainnya di Papua kebanyakan masyarakat lokal memilih untuk beternak babi namun tak sedikit juga dari warga lokal yang mulai beternak ikan.

Belum lagi, keberhasilan di sektor lainnya seperti peternakan, kesehatan dan pendidikan.

Bahkan sistem pendidikan berpola asrama langsung diterapkan mulai jenjang PAUD hingga SMA/SMK.

Ratusan guru dari luar Papua didatangkan untuk mengajar di distrik-distrik yang tersebar dari daerah pesisir hingga pegunungan.

Selain itu, Pahabol membebaskan semua biaya bagi para siswa dan juga di tempatkan di asrama yang di awasi langsung oleh para pendidik berkualitas yang di datangkan dari luar Papua.

Sistem pendidikan berpola asrama ini juga di awasi langsung oleh pihak gereja GIDI dengan harapan anak anak didik yang berasal dari berbagai kampung di Yahukimo tidak hanya akan di bekali oleh pengetahuan berbasis kurikulum sekolah saja.

Namun yang terpenting, memiliki iman Kristen yang mumpuni sehingga dapat menjadi penerus yang bukan hanya pintar secara akademik namun juga beriman dan memiliki karakter Yesus.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga