Wali Kota Kunjungan Kasih Natal ke Perbatasan RI - PNG

Kunjungan kasih Natal merupakan salah satu cara Pemerintah Kota Jayaputa untuk dapat berinteraksi serta bertemu langsung dengan masyarakat.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat menyerahkan bantuan ke Pospel Edom, Perbatasan RI-PNG
Muara Tami, Dharapos.com 
Kunjungan kasih Natal merupakan salah satu cara Pemerintah Kota Jayaputa untuk dapat berinteraksi serta bertemu langsung dengan masyarakat.


Kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin tahunan dari Pemkot ini, baik pada momen bulan puasa umat Muslim maupun menjelang Hari Natal ini tercatat berhasil menjangkau seluruh lapisan masyarakat bahkan sampai ke wilayah perbatasan RI – PNG.

Salah satunya di Distrik Muara Tami, Minggu (10/12) dimana Wali Kota DR.Benhur Tomi Mano, MM mendatangi dua tempat yakni di Pos Pelayanan GKI Edom  Perbatasan RI-PNG, dan Gereja
Katolik Stasi Hati Kudus Yesus, Koya Barat.

Di Pos Pelayanan GKI Edom yang dilakukan ibadah singkat, turut dihadiri pula sejumlah anggota Satgas Pengamanan perbatasan RI-PNG.

Wali Kota  didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah seperti Kepala Dinas Pertanian, Infokom, Bappeda, Perpustakaan, dan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setda Kota Jayapura.

Kemudian, Kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak & KB, Dinas Sosial, dan Kepala Badan Perbatasan serta Kepala Distrik Muara Tami.

Dalam khotbahnya, Pdt. Irene Rumbiak, S.Th menyerukan “Bangkitlah dan angkatlah mukamu karena penyelamatan sudah dekat”.

Tema khotbah yang disampaikan adalah "Persembahan dan pujian kepada Tuhan" dimana persembahan kepada Tuhan Yesus artinya seseorang membawakan dirinya kepada Tuhan dengan apa adanya dengan menyatakan kelebihan, kesusahan bahkan tantangan yang dialami.

“Mari kita membawa keadaan diri kita kepada Tuhan baik maupun buruk,” imbuhnya.

Di Minggu Adventus ini, Pendeta mengajak seluruh umat untuk mempersembahkan apa saja yang dimiliki kepada Tuhan.

“Persembahkanlah hidupmu, karyamu dan puji-pujian kepada Tuhan,” tukasnya.

Dalam kunjungan kasih ini, Wali Kota menyerahkan dana hibah kepada Pos Pelayanan Edom perbatasan RI - PNG dan Gereja Katolik Stasi Hati Kudus Yesus Koya Barat  masing-masing sebesar Rp 25 juta.

Bantuan juga diserahkan kepada Gereja Katolik Stasi Hati Kudus Yesus, Koya Barat   
“Kunjngan kasih ini merupakan program saya dalam rangka pembinaan keagamaan di daerah ini sebagaimana saat bulan puasa yang dijalankan oleh umat Islam yaitu dengan melakukan kegiatan Safari Ramadhan mengunjungi masjid-masjid serta mushola yang ada di wilayah Kota Jayapura dan Muara Tami,” urai Wali Kota.

Kedatangan Wali Kota kala itu juga untuk memberikan arahan serta melihat kondisi masjid dan mushola sekaligus menyampaikan berbagai program Pemkot.

Hal  yang sama juga dilakukan pada Desember yaitu melakukan kunjungan kasih Natal dengan mengunjungi gereja-gereja Kristen Protestan dan Katolik serta seluruh denominasi gereja yang ada di Kota Jayapura.

Termasuk juga mengunjungi asrama-asrama yang dibina oleh Yayasan Kristen,  mengunjungi sekolah sekolah Katolik dan Kristen dalam rangka menjalin hubungan antara bapak dan anak.

Sekaligus pula melihat secara singkat perkembangan umat gereja Tuhan yang ada di wilayah di
negeri berjuluk Port Numbay ini.

Penatua Pos Pel Edom, Eli memberikan apresiasi karena jemaat yang masih kecil ini berkenan di kunjungi Wali Kota bersama pimpinan OPD lainnya.

“Kami menyampaikan terima kasih karena Bapak Wali Kota memberikan bantuan untuk menopang pelayanan kami ini,” ucapnya.

Pospel Edom dibuka 5 Maret 2017 dan hingga saat ini telah berusia 10 bulan dengan membawahi 6 kepala keluarga.

Ditambahkan, safari Natal ini merupakan hasil kerja sama Pemkot dengan Klasis Jayapura untuk mengunjungi gereja-gereja dan pos-pos pelayanan yang membutuhkan uluran tangan Pemkot.

“Maka kita datang untuk beribadah sekaligus memberikan tanda ikatan kasih untuk pembangunan pelayanan rumah Tuhan dan jemaatnya,” tukasnya.

Momen yang sama, Koordinator Kerohanian Alex mengatakan pihaknya terbagi dua kompas yaitu kompas Santo Agustinus dan Santo Yohanes.

“Dimana cita-cita kami menjadikan Koya Barat sebagai taman doa akan terlaksana berkat dukungan semua pihak. Meski hanya 50 kepala keluarga yang juga susah payah namun kami tetap berupaya untuk membenahi gereja kami,” tandasnya.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga