Wali Kota Launching SIMAS SMAN 4 Jayapura

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM secara resmi melakukan Launching SIMAS SMA Negeri 4 Jayapura, Selasa (12/11).
Share it:
Launching SIMAS SMAN 4 Jayapura oleh Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM didampingi
sejumlah pejabat setempat di halam SMAN 4 Jayapura, Selasa (12/12) 
Jayapura, Dharapos.com
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM secara resmi melakukan Launching SIMAS SMA Negeri 4 Jayapura, Selasa (12/11).

Hal ini merujuk pada penetapan Kota Jayapura yang kini menjadi salah satu kota di Indonesia yang masuk kategori “Smart City”.  Dengan  program yang menjadi idaman yaitu Kota Jayapura Menuju Kota Modern.

Di lain sisi, ibukota Provinsi Papua ini merupakan kota kedua setelah Yogyakarta yang berbasis IT dari 543 kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Dan juga tergabung dalam kelompok 6 kota besar di Indonesia dengan level Kota Cerdas Menuju Kota modern.

“Jadi seluruh wilayah Kota Jayapura sudah menggunakan sistem IT baik di lingkup Pemerintah kota, dunia pendidikan hingga kesehatan,” cetus Wali Kota, Selasa (12/12).

Termasuk, proses perizinan yang dikeluarkan Pemkot melalui Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu hingga pembayaran retribusi pajak, hotel dan restoran pada Badan Pendapatan Daerah dilakukan berbasis IT.

Juga menjadi kota yang aman, bersih dan hijau dengan mengacu pada visi misi Pemkot mewujudkan Kota Jayapura yang Beriman, Maju, Mandiri, Modern Berbasis Kearifan Lokal.

Hingga kemudian dirinya diundang hadir pada acara talk show yang digelar oleh Institut Teknologi Bandung di Jakarta.

Ia menjadi salah satu pembicara bersama Wali Kota Makassar, Surabaya, Batam dan Wali Kota Bontang bertempat di Istana Wakil Presiden RI.

Dan di tempat itu, pria yang akrab disapa BTM ini mendapat penghargaan “Smart City”.

“Dalam talk show itu, saya juga sampaikan bagaimana langkah-langkah kongkret Kota Jayapura menuju Smart City hingga kota yang modern dan ternyata telah dilakukan khusus dalam dunia pendidikan di Kota Jayapura,” tandasnya mengapresiasi.

Olehnya itu, kepada peserta didik dan dewan guru, Wali Kota berjanji akan menjaga sekolah sebagai sekolah yang berprestasi.

“Tidak ada kolusi dalam menerima siswa yang nilainya tidak mencukupi di sekolah ini baik itu orang asli Port Numbay bahkan non Port Numbay, sehingga kualitas dan mutu sekolah terjaga. 
Maka itu, saya butuh guru-guru yang mau bekerja sama,” imbuhnya.

Wali Kota dua periode ini juga mengharapkan para guru yang selama ini mengabdi di SMAN 4 Jayapura dan memiliki kualitas yang baik dapat mentransfer ilmunya secara maksimal kepada peserta didik.

“Mereka juga harus diajarkan untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat. Bahkan sebelum pelajaran dimulai , para guru dituntut menggunakan waktu 10 menit untuk menanamkan nilai -nilai kebersihan kepada para peserta didik,” harapnya.

Wali Kota juga menegaskan tidak mau mendengar ada anak-anak SMAN 4 yang menggunakan narkoba dan mengonsumsi miras. Jika hal itu terjadi maka siswa tersebut harus dikeluarkan dari sekolah.

Termasuk pula, guru yang mengajar sambil menggunakan handphone juga menjadi sorotan Wali Kota.

“Kita harus jaga mutu dan kualitas pendidikan karena Kota Jayapura kini merupakan barometer di Tanah Papua dan bukan hanya di bibir mulut saja,” tukasnya.

Turut hadir, GM Sales Regional Papua – Maluku, Ismu Widodo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura I Wayan Mudiyasa, SPd, M.MPd, Kepala SMAN 4 Jayapura, Laban Sembiring, dan Kepala Dinas Kominfo Kota Jayapura, Drs. Bington Nainggolan.


(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga