Deklarasi di Wamena, JWW-HMS jadi Alat Pemersatu Bangsa

Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, John Wempi Wetipo (JWW) dan Habel Melkias Suwae (HMS) secara resmi menggelar deklarasi.
Share it:
Pasangan Balon Gubernur dan Wagub Papua, JWW dan HMS siap jadi alat pemersatu bangsa
Wamena, Dharapos.com
Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, John Wempi Wetipo (JWW) dan Habel Melkias Suwae (HMS) secara resmi menggelar deklarasi.

Keduanya memperkenalkan diri maju pada Pilgub tahun 2018 di hadapan puluhan ribu masyarakat di wilayah Pegunungan Papua berlangsung di Lapangan Pendidikan, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (8/1).

Deklarasi itu dihadiri Ketua Badan Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, Mindo Sianipar, pengurus DPD Partai Gerindra yang dipimpin Natan Pahabol, Wakil Bupati Merauke Sularso, serta seluruh pengurus DPW Partai Perindo.

Di hadapan masyarakat, JWW  menceritakan pertemuannya dengan Ketua DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada 29 September 2017 lalu, dimana saat itu situasi politik PDI Perjuangan dengan Gerindra di pusat tidak pernah sejalan.

Akan tetapi, Prabowo menjatuhkan dukungannya kepada JWW-HMS, dengan keyakinan mereka berdua bisa membawa perubahan baru bagi Indonesia.

“Beliau sampaikan, matahari terbit dari wilayah Timur Indonesia. Sehingga Bapak Prabowo tak keberatan memberikan dukungannya kepada kami, yang berkoalisi dengan PDI Perjuangan. Titipan beliau hanya satu, mereka berharap kami bisa menjadi agen perubahan dan alat pemersatu bangsa,” kata JWW.

Pria yang saat ini masih aktif sebagai Bupati Jayawijaya menjelaskan, proses politik yang ia lalui adalah bagian dari pendidikan.

Dimana seperti anak sekolah ketika tamat SD, akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMP, SMA hingga perkuliahan.

“Sebentar lagi saya akan tamat dari sekolah di tingkat Kabupaten, dengan jabatan sebagai Bupati. Maka dari itu, saya maju sebagai calon Gubernur Papua. Ini pun saya lakukan, lantaran saya tak melihat banyak perubahan atas pembangunan yang dapat menyejahterakan masyarakat di Papua,” tegasnya.

JWW juga menjelaskan, banyak orang yang menceritakan tentang pilihannya menggandeng Habel Melkias Suwae sebagai wakilnya, yang mana pernah menjadi lawan politiknya, ketika ia dipercaya sebagai Ketua Pemenangan di wilayah Pegunungan Tengah Papua, saat Lukas Enembe-Klemen Tinal menang telak di wilayah tersebut.

“Ini adalah dosa yang harus saya tebus. Kurang lebih 4 tahun lalu, saya berhasil menggagalkan Bapak HMS saat maju sebagai calon Gubernur Papua. Yang membuat saya kecewa, yakni orang yang saya percaya memimpin Papua tak memberikan dampak besar bagi masyarakat. Maka dari itu, saya bersama HMS pada Pilgub 2018 ini, ingin menyejahterakan masyarakat melalui konsep visi misi Papua Cerdas,” cetusnya.

Duet wilayah Pegunungan dengan Pesisir Pantai Papua, diyakininya dapat merubah diskriminasi di antara orang Papua, yaitu orang Pesisir dan orang Gunung, termasuk istilah orang Papua dan orang pendatang.

“Ke depan tak boleh lagi ada istilah dikotomi antara orang Papua dan Pendatang termasuk orang Pantai dan orang Gunung. Tapi, kita harus bersatu dan mengatakan, kita, dia dan mereka adalah orang Papua dan Indonesia,” tandasnya dengan penuh optimis.

Walau JWW-HMS hanya di dukung oleh dua partai dan petahana yang menjadi lawannya memiliki 10 partai pendukung, tak membuat mereka berdua gentar.

“Kami hanya dua partai di tambah Perindo, tetapi kami memiliki pasukan atau penumpangnya yang hebat-hebat,” tegasnya.

Balon Wakil Gubernur Papua, Habel Melkias Suwae mengungkapkan, deklarasi (JWW-HMS) di Kota Wamena, jantungnya Papua ini merupakan sejarah baru bagi dua partai besar di Indonesia.

Pria yang pernah menjabat dua periode sebagai Bupati Jayapura itu menjelaskan hal yang sama tentang pinangan yang diterimanya dari JWW, lantaran masih ingin menyumbangkan tenaga, ide, pikiran dan gagasan membangun Papua.

“Semua orang di Papua ini tahu, kalau dulu kami saling berhadapan. Tetapi, perbedaan itu hari ini telah berakhir, sebab kami menjadikannya sebagai alat pemersatu demi kepentingan masyarakat Papua,” lugasnya.

Ketua DPW Partai Perindo di Papua itu menyampaikan, rasa haru yang tak terhingga, ketika JWW mengungkapkan kepada keluarga dan partai pengusung bahwa ia kini menjadi bagian hidupnya.

“Ketika tadi kami dijamu di kediaman Bapak Wempi, beliau sampaikan HMS adalah bagian dari hidup JWW. Sebagai keluarga dari masyarakat di lembah ini, dengan kerendahan hati saya ucapkan terima kasih,” ucapnya.

Melalui konsep pembangunan “Papua Cerdas” yang sudah dua tahun belakangan ini di dengungkan Wempi, lanjut Habel, ia berkeyakinan Papua ke depannya akan lebih maju, khususnya memberdayakan masyarakat dan sumber daya alam yang ada.

“Sudah waktunya untuk kita bersatu, jangan lagi katakan siapa kamu, siapa kami, tetapi kau, kami dan kita, bersama-sama membangun Papua ini dengan baik. Apalagi, seluruh suku bangsa ada yang di Indonesia dari Sabang-Merauke berada di tanah ini, maka tak boleh ada lagi perbedaan diantara kita,” pungkasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga