JWW Sesalkan Tes Kesehatan di RSUD Jayapura

Bakal Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo (JWW) menyesalkan keputusan KPU Provinsi Papua, menetapkan tahapan tes kesehatan dalam Pilgub Papua tahun 2018 dilaksanakan di RSUD Jayapura.
Share it:
Cagub Papua John Wempi Wetipo
Jayapura, Dharapos.com
Bakal Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo (JWW) menyesalkan keputusan KPU Provinsi Papua, menetapkan  tahapan tes kesehatan dalam Pilgub Papua tahun 2018 dilaksanakan di RSUD Jayapura.

Ia menilai RSUD Jayapura merupakan rumah sakit milik Pemerintah, sehingga hal itu dinilainya tak independen.

Belum lagi, Plt Direktur RSUD Jayapura saat ini merupakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, yang juga tim sukses dari Petahana Lukas Enembe - Klemen Tinal.

Padahal, menurutnya,  masih ada rumah sakit di Kota Jayapura ini, yang dinilai independen.

“Kenapa KPU tidak mengambil RS Marthen Indey, RS Bhayangkara, RS Angkatan Laut atau Dian Harapan. Walau, pemeriksaan dilakukan oleh Tim Ikatan Dokter Indonesia (IDI), tetapi yang publis KPU,”sesalnya.

Menurutnya lagi, jika tes kesehatan ini hanya menjadi formalitas saja, seperti tes darah dan tes tensi, lebih baik disampaikan saja kepada kandidat.

“Tapi kan harusnya tes kesehatan ini dilakukan secara ketat dan di rumah sakit yang dinilai independen,” cetus JWW.

Ia ingin dalam Pilkada di Papua, pembelajaran politik yang sehat dan yang benar diberikan kepada rakyat.

“Jangan membuat rekayasa, karena kalau rekayasa pasti tak akan bertahan lama,” sambungnya.
JWW tegaskan pula bahwa pernyataannya kepada media, bukan lantaran takut dilakukan pemeriksaan terhadap kesehatannya. Bahkan, ia berani menilai kondisinya sehat.

Bahkan ia mengakui jika sampai saat ini tidak memiliki riwayat sakit.

“Saya tak pernah mengeluh dan konsultasi ke pihak medis. Tetapi, kalau seperti ini tahapannya, lebih baik sampaikan kalau tes kesehatan ini formalitas dan disampaikan kepada publik,” tegasnya.

Meski demikian, JWW menilai, sudah banyak perbaharuan dalam tahapan di KPU, seperti dalam pemeriksaan berkas pendaftaran, dilaksanakan secara transparan dan online langsung ke kantor KPU pusat.

“Saya ingin penyelenggara KPU bekerja secara transparan dan independen, sehingga pesta demokrasi di Papua bisa berlajan secara cerdas,” tukasnya.

(Vian)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Utama

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga