Langganan banjir, 2 RW di Kelurahan Imbi dan Tj. Ria bakal ditata

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengaku prihatin melihat kondisi pemukiman warga di RW 7 Kelurahan Imbi dan RW 7 Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat meninjau pemukiman warga di RW 7 Kelurahan
Imbi dan RW 7 Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Sabtu (27/1/2018)
Jayapura, Dharapos.com
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengaku prihatin melihat kondisi pemukiman warga di RW 7 Kelurahan Imbi dan RW 7 Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara.

Hal tersebut disampaikannya seusai meninjau pemukiman warga di masing-masing RW pada dua kelurahan pada Sabtu ( 27/1/2018).

"Setiap turun hujan rumah warga di dua wilayah itu pasti langganan terendam banjir," akuinya.

Bahkan lebih dari itu, bukan saja persoalan layak tidaknya tempat tinggal warga namun dari sisi kesehatan pun bakal mengancam warga setempat terutama bagi anak-anak dan ibu hamil.

Terkait kondisi masyarakat setempat, Wali Kota mengaku saat melakukan kampanye politik lalu dirinya mempunyai program untuk menata wilayah tersebut.

"Lima tahun kepemimpinan yang lalu wilayah ini belum tertata dengan baik, sehingga pada periode ini, akan menjadi salah satu program prioritas Pemkot Jayapura," cetusnya.

Seharusnya, ungkap Wali Kota, Kepala Distrik dan Kelurahan berinisiatif menyempatkan diri bersama warga setempat untuk melakukan diskusi terkait langkah-langkah apa yang akan dilakukan di wilayah-wilayah tersebut.

Ia memastikan pada Selasa mendatang akan dilakukan rapat terbatas bersama Dinas Pekerjaan Umum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Kesehatan setempat.

"Dan Kepala Distrik, Lurah serta RT dan RW juga harus hadir untuk kemudian  kita akan membuat tim untuk penanganan di dua RW tersebut," cetus Wali Kota.

Kali Dok IX, lanjut Wali Kota, lebarnya bisa mencapai 14 meter namun setelah masyarakat membangun rumah di atas bantaran kali menyebabkan terjadinya penyempitan hingga tersisa 1 meter.

Padahal himbauan sebenarnya telah disampaikan Ketua RT bahkan Ketua RW turut pula menyerukan kepada warga untuk tidak membangun rumah di atas bantaran kali.

Belum lagi, di lokasi ini pernah dilakukan pengerukan saat banjir beberapa tahun yang lalu dan Wali Kota sendiri yang langsung turun memantau lokasi saat itu.

"Untuk itu, solusinya kita harus turun dan menandai rumah-rumah mana yang harus di relokasi agar kali tersebut bisa kembali normal. Selain itu, masyarakat juga harus rela dan ikut membantu Pemerintah untuk bersedia di relokasi," harapnya.

Bahkan Wali Kota telah untuk berencana membangun rusunawa.

"Jika ada lokasi kosong, maka kita akan membangun rusunawa yang diperuntukan bagi warga yang rumahnya terendam banjir," tukasnya.

(Har)
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga