Pemkab Mambra Teken MoU Penyediaan Layanan Telekomunikasi

Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya (Mambra) bersama PT. Telkomsel resmi meneken Nota Kesepahaman kerjasama (MoU) Business to Goverment (B2G) berupa Penyediaan Layanan Telekomunikasi Seluler Menuju Kota Broadband.
Share it:
Penandatangan MoU oleh Bupati Mambra dan pihak  PT. Telkomsel Pusat 
Jakarta, Dharapos.com
Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya (Mambra) bersama PT. Telkomsel resmi meneken Nota Kesepahaman kerjasama (MoU) Business to Goverment (B2G) berupa  Penyediaan Layanan Telekomunikasi Seluler Menuju Kota Broadband.


Bersama dengan itu, Pemkab Yahukimo, turut pula meneken MoU ini.

Pemkab Mambra dalam momen tersebut diwakili Bupati Dorinus Dasinapa, A.Ks, S.Sos   sedangkan pihak Telkomsel diwakili VP. Corporate and Community Account Management Primadi K. Putra.

Penandatangan tersebut berlangsung di Gedung PT. Telekomunikasi Seluler, Kompleks Telkom Landmark Tower Lantai 18 Jakarta Pusat, Selasa (17/1/2018).

Mengawali sambutannya, Bupati menyampaikan rasa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas
kesepakatan yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak.

"Hal ini di dorong oleh tekad Pemerintah daerah bersama pihak Telekomunikasi seluler dalam rangka pembangunan masyarakat Indonesia, masyarakat Papua dan secara khusus masyarakat Mamberamo Raya di didang telekomunikasi," urainya.

Momen jabat tangan kedua belah pihak usai teken MoU 
Diuraikannya, penduduk Kabupaten Mambramo saat ini berjumlah 35,826 jiwa terbesar di sejumlah distrik dan 59 kampung serta 64 dusun sehingga bila di tempuh dalam perjalanan memakan waktu berhari-hari dengan menerobos hutan lebat, gurun, ngarai dan lembah, serta melawan arus sungai Mamberamo, yang dijuluki Amazonanya Papua  mulai dari air menetes (hulu) sampai ombak pecah (Hilir).

"Olehnya itu, saya berupaya bahwa upaya pembangunan telekomunikasi di Papua dan secara khusus Kabupaten Mamberamo Raya, merupakan sebuah perjuangan dan pekerjaan yang amat berat karena kabupaten ini memiliki tingkat kesulitan dan tantangan yang amat berat," akui Bupati.

Karena untuk mencapai masyarakat dan lokasi pembangunan harus ditempuh dalam waktu berhari-hari melalui transportasi sungai dan harus berjalan melewati hutan belantara yang sampai saat ini, belum di jamah oleh tangan manusia.

Keperawanan hutan di kabupaten Mambra menyimpan ribuan potensi baik flora maupun fauna yang mesti di ekspos untuk dikelola bagi kemakmuran masyarakat.

"Untuk itu, bagi Pemkab Mambra, pembangunan jaringan telekomunikasi merupakan salah satu prioritas sekaligus solusi yang tepat untuk mengangkat harkat hidup masyarakat di kabupaten ini,"
tandasnya

Foto bersama
Mengingat luas wilayah dan seberang kampung yang berjauhan menyebabkan rentang kendali pemerintah kurang terjangkau secara maksimal.

Belum lagi dengan akses pelayanan informasi dan komunikasi yang belum tersedia hingga pada akhirnya bermuara kepada rendahnya kualitas sumber daya manusia.

"Penandatanganan MoU kerja sama Business to Goverment (B2G) ini antara Telekomunikasi dengan
Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Raya bagi kami merupakan sebuah terobosan yang patut di apresiasi sekaligus disyukuri," ucap Bupati.

Karena itu,  dirinya berharap kerja sama ini dilakukan dalam sebuah tekad, dan semangat persatuan bahwa masyarakat Mambra adalah bagian dari NKRI.

"Kami juga perlu mendapat akses informasi yang sama dengan saudara-saudara kami di tanah Jawa, masyarakat kami masih terkebelakang dan sangat terisolasi dengan dunia luar. Karena itu, jujur saya minta agar kabupaten kami kiranya di dahulukan dalam kerja sama ini," tukasnya.

Atas nama Pemerintah dan masyarakat Mambra, Bupati mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingginya kepada pihak Telkomsel dalam rangka kerja sama ini bagi kemajuan daerah ini.

(Har)
Share it:

Mamberamo Raya

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga