Pengurus KONI Provinsi Papua Dikukuhkan

Pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) Provinsi Papua masa bakti 2017-2021 resmi dikukuhkan.
Share it:
Proses pengukuhan engurus KONI Provinsi Papua masa bakti 2017 - 202
Jayapura, Dharapos.com
Pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) Provinsi Papua masa bakti 2017-2021 resmi dikukuhkan.

Pengukuhan yang dilakukan Ketua KONI Pusat, Tono Suratman berlansung di gedung Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Kamis (18/1).

Terpilih sebagai Ketua, Lukas Enembe dan Wakil Ketua, Klemen Tinal.

"Prosesi pengukuhan dan pelantikan pengurus KONI Provinsi Papua ini mempunyai makna yang penting untuk kelanjutan pembinaan prestasi olahraga di tanah ini ke depan," ungkap Suratman usai pelantikan.

Lebih lanjut Suratman menjelaskan pelantikan yang ditandai dengan pembacaan SK merupakan bukti pengakuan atas kehormatan yang diberikan bangsa dan negara melalui masyarakat Papua kepada pengurus KONI periode 2017 - 2021 untuk memimpin dan memajukan olahrga Papua selama masa baktinya.

Sedangkan pelatikan yang ditandai dengan sumpah janji prasetia adalah bukti kebulatan tekat dan semangat pengurus untuk membina dan memajukan olahraga demi kebanggaan dan harkat martabat Papua khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Suratman juga mengharapkan kepada pengurus yang baru dilantik agar mampu membawa kemajuan dan eksistensi serta peningkatan prestasi olahraga yang semakin besar dan terhormat

Kepada pengurus KONI yang lama, sejauh ini telah mempersembahkan prestasi yang membanggakan.

"Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas pengabdiannya selama ini," tandasnya.

Di tempat yang sama Ketua KONI Papua terpilih Lukas Enembe menegaskan pelantikan ini menjadi satu momentum penting.

"Karena setelah ini saudara-saudara akan memikul tanggung jawab yang besar demi kehormatan nama dan generasi Papua ke depannya," tegasnya.

Enembe juga menjelaskan KONI adalah rumah bagi cabang-cabang prestasi olahraga dan memiliki tanggung jawab dengan pendekatan ideologi olahraga tingkat tinggi secara ilmiah untuk melatih anak-anak Papua.

Sehingga pada waktunya menjadi juara dan dapat bersaing di tingkat nasional, regional dan internasional.

"Harapan saya pada 2020 nanti, kita akan menjadi tuan rumah sekaligus menjadi penyelenggara PON, dan sebagai tuan rumah, kita harus mempunyai target yang lebih baik dari sebelumnya di Jawa Barat," harapnya.

Namun akan lebih baik lagi setelah PON selesai, Papua dapat mengembangkan atletnya bagi kontingen Indonesia dan berkontribusi untuk kepentingan merah putih pada even Sea Games, Asian Games bahkan Olimpiade.

"Waktu terus berjalan dan oleh karena itu, kita tidak boleh terlambat menyiapkan atlet kita," pungkasnya.

(Vian)
Share it:

Olahraga

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga