Wali Kota Bangga Mahasiswa Program PKP3N Harumkan Port Numbay

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengaku bangga atas berbagai torehan prestasi anak-anak Port Numbay yang saat ini menjalani studi di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat berbaur dengan  mahasiswa Port Numbay seusai kuliah umum
Semarang, Dharapos.com  
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM mengaku bangga atas berbagai torehan prestasi anak-anak Port Numbay yang saat ini menjalani studi di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah.

Para mahasiswa asal Kota Jayapura ini disponsori Pemerintah kota setempat melalui Program Pendidikan Khusus Putera-Puteri Port Numbay (PKP3N).

“Prestasi ini sangat membanggakan dan membuat haru karena anak-anak kami dari Port Numbay 
yang saat ini menuntut ilmu di  Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga melalui PKP3N, membawa harum nama Kota Jayapura,” cetusnya bangga saat dikonfirmasi, Sabtu (13/1/2018).

Bahkan tak hanya Kota Jayapura, nama kampus UKSW pun ikut harum karena prestasi yang berhasil ditorehkan bukan hanya di tingkat kampus namun sudah mencapai level nasional hingga Asia.

Belum lagi IPK dari sebagian anak-anak mahasiswa asal kota paling timur Indonesia ini mencapai nilai maksimal 4 serta berbagai prestasi lainnya sebagaimana disampaikan mantan Rektor UKSW, Prof. Drs. John Titaley, saat menghadiri acara kuliah tamu oleh Wali Kota Jayapura bertempat di Green Valley, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa tengah, Sabtu (13/1/2018).

Terhadap capaian itu, Wali Kota memberikan apresiasi kepada mahasiswa Port Numbay yang telah menjaga nama baik Pemkot dan para orang tua.

Ia kemudian meminta para mahasiswa untuk mengurangi hal-hal yang dinilainya dapat mengganjal prestasi sembari juga mengharapkan tidak ada lagi mahasiswa yang tinggal di luar kampus tetapi semuanya harus ditampung di asrama Port Numbay.

Terlebih lagi, harus menjauhkan diri dari narkoba dan minuman keras, karena tentu akan mengganggu kesehatan dan merusak masa depan anak-anak sendiri.

“Harus juga bisa beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal maupun kampus termasuk menjaga pola makan serta istirahat dengan baik. Dan yang terutama anak-anak juga harus  bangun setiap pagi tepat waktu dan berdoa, membaca  Alkitab kemudian belajar dengan tekun,” pesan Wali Kota.

Pria yang akrab disapa BTM ini telah berkomitmen untuk menjadikan anak-anak Port Numbay memiliki mutu dan kualitas yang cemerlang mengingat Kota Jayapura telah menjadi barometer segala bidang di Tanah Papua.

“Alasan saya mengirim anak-anak Port Numbay, anak-anak Papua dan non Papua untuk belajar ke UKSW Salatiga karena saya menginginkan semuanya menguasai berbagai disiplin ilmu bahkan bisa menjadi ahli akuntansi, ahli biologi dan cerdas berbahasa Inggris, matematika serta hubungan internasional maupun disiplin ilmu lainnya,” tekadnya.

Harapan BTM, SDM yang disekolahkan di UKSW Salatiga pada akhirnya nanti akan kembali membangun Kota Jayapura menjadi lebih maju.

“Karena tampuk kepemimpinan ini pada akhirnya akan dipegang kembali oleh anak-anak asli Port Numbay,” tukasnya.

Perlu diketahui, Kota Jayapura di masa kepemimpinan para Wali Kota sebelumnya, pendidikan khusus bagi anak-anak Port Numbay, dalam hal ini anak-anak asli Port Numbay, anak anak Papua dan Non Papua belum menjadi satu perhatian penting.

Hingga kemudian terpilihnya DR. Benhur Tomi Mano, MM sebagai orang nomor satu di Kota Jayapura yang langsung mencetus program khusus  pemberian beasiswa melalui program PKP3N, dengan memilih salah satu perguruan tinggi ternama di Provinsi Jawa Tengah, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.

Dan  kerja sama tersebut terus berlanjut hingga periode kedua kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM.

Bahkan kini, Pemkot siap melakukan kerja sama dengan salah satu PT di AS, University of Delaware, di tahun anggaran 2018 ini guna mengirimkan anak-anak Port Numbay yang berprestasi untuk di kuliahkan pada program  S2 dan S3 di universitas tersebut.

Kerja sama ini nantinya akan difasilitasi oleh Vina Titaley, S.Pd, MA selaku Sponsored Student Coordinator,  pada Office for International Students and Scholars di University of Delaware, AS.

Tak hanya itu, putra asli Port Numbay ini juga terus memutar otak agar bagaimana anak-anak Papua lain dan non Papua yang tali pusarnya di tanam (lahir, red) di negeri Matahai Terbit ini juga mendapat kesempatan yang dalam pelayanan pendidikan.

(Har)
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga