Wali Kota Resmikan BDI KOTAKU di Kelurahan Bhayangkara

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM meresmikan Bantuan Dana Investasi (BDI) KOTAKU dan serah terima pekerjaan yang berlangsung di APO Bengkel, Kelurahan Bhayangkara, Kamis (11/1/2018).
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat meresmikan Bantuan Dana Investasi (BDI) KOTAKU
di APO Bengkel, Kelurahan Bhayangkara, Kamis (11/1/2018) di tandai pengguntingan pita
Jayapura, Dharapos.com 
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM meresmikan Bantuan Dana Investasi (BDI) KOTAKU dan serah terima pekerjaan yang berlangsung di APO Bengkel, Kelurahan Bhayangkara, Kamis (11/1/2018).

Wali Kota dalam pernyataannya mengungkapkan aktivitas tersebut merupakan kegiatan Pemerintah Kota Jayapura dalam program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).

Penanganan permukiman kumuh tentu menjadi tantangan yang relatif kompleks baik di pusat juga di semua daerah di Indonesia termasuk juga di Kota Jayapura.

“Karena ketersediaan hunian dengan lingkungan yang layak merupakan hal dasar yang harus dijamin pemenuhannya oleh pemerintah  baik itu pemerintah di tingkat pusat, provinsi , bahkan kota dan kabupaten termasuk Pemerintah Kota Jayapura,” cetus Wali Kota dalam sambutannya, Kamis (11/1/2018).

Kegiatan ini merupakan program jangka panjang 2015 – 2019 yang dikenal dengan target Universal 100 menjadi 0.

“Dengan makna pencapaian 100 artinya 100 persen akses air minum layak dan 0 persen kawasan kumuh serta 100 persen akses sanitasi yang layak,” urainya.

Wali Kota saat menyampaikan sambutan
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menginformasikan kepada masyarakat di Kelurahan Bhayangkara dimana beberapa waktu lalu dirinya telah dipanggil oleh Kementerian PUPR untuk menerima kucuran dana sebesar Rp3 Miliar yang diperuntukan bagi penanganan air bersih di Kota Jayapura.

Menindaklanjuti itu, Wali Kota meminta para Lurah segera mendata warga mana saja yang belum mendapatkan pelayanan air bersih untuk dilaporkan ke Dinas PUPR dan bersama PDAM Jayapura segera dilakukan penyambungan gratis bagi masyarakat Kota Jayapura.

Mulai dari Distrik Jayapura Utara hingga Hedam agar bisa terlayani dengan air bersih.

“Jadi, RT, RW dan Lurah bisa menyampaikan kepada Pemerintah kota jika belum mendapat pasokan air bersih,” cetusnya.

Lebih lanjut dikatakan Wali Kota, khusus dalam program KOTAKU, Kota Jayapura masuk ke dalam 30 kota prioritas pembangunan di seluruh Indonesia.

“Dan untuk tahun 2018 yang akan kita kerjakan yaitu di Kelurahan Gurabesi, Imbi dan Kelurahan Bhayangkara,” lanjutnya.

Wali Kota juga mengucapkan terima kasih karena Pemkot terbantu oleh badan keswadayaan dan juga kelompok swadaya masyarakat hingga kegiatan infrastruktur ini bisa mencapai 100 persen.

“Yang kita bangun yaitu jalan lingkungan, drainase, air minum, persampahan, pengelolaan air limbah dan pengamanan kebakaran serta ruang terbuka hijau,” rincinya.

Penyerahan secara simbolis PLPBK kepada 25 BKM Kota Jayapura
Dan berkaitan dengan itu, Wali Kota mengharapkan masyarakat agar bisa menggunakan secara baik.

Wali Kota juga mengharapkan kepada para lurah sebagai pembina harus bisa berada di tengah-tengah masyarakat dan melakukan ‘Jumat Bersih’ bersama masyarakat.

“Saya dan saudara Wakil Wali Kota akan turun bersama dalam melakukan kebersihan bersama warga di distrik maupun kelurahan masing-masing,” tukasnya.

Pada momen yang sama juga dilakukan penyerahan secara simbolis Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) pada 25 BKM Kota Jayapura.

Kegiatan ini juga berlangsung di APO Bengkel Kelurahan Bhayangkara, Kamis (11/1/2018).

Untuk lokasi kawasan kumuh kota Jayapura sesuai laporan dari program KOTAKU, sesuai SK Wali Kota Nomor 115 Tahun 2011 mengalami perluasan yang berbeda yakni Kelurahan Tanjung Ria, Imbi. Trikora, Mandala, Bhayangkara, Gurabesi, Numbay, Hamadi, Wai Mhorock, Awiyo dan Kelurahan Yobe.

Usai lakukan persesmian dan penyerahan pekerjaan Wali Kota dan Wawali meninjau fisik program tersebut.

(Har)
Pantas vor Ambon 1
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga