Wawali Lakukan Sidak di SMPN 3 Jayapura

Guna melihat secara dekat persoalan guru dan para siswa serta sarana dan prasarana, Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM melakukan inspeksi mendadak (sidak ) ke di SMP Negeri 3 Jayapura, Rabu (24/1/2018).
Share it:
Wawali Ir. H,. Rustan Saru, MM
Jayapura, Dharapos.com
Guna melihat secara dekat persoalan guru dan para siswa serta sarana dan prasarana, Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM melakukan inspeksi mendadak (sidak ) ke di SMP Negeri 3 Jayapura, Rabu
(24/1/2018).

Wawali dalam sidak didampingi  Kepala Bidang SD - SMP Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid.

Sayangnya, saat orang nomor dua di ibu kota Provinsi Papua ini tiba di lokasi, Kepala Sekolah tidak berada di tempat.

Wawali yang dikonfirmasi di sela-sela sidak, mengakui langkah yang dilakukannya adalah untuk melihat keberadaan para guru hingga pegawai TU termasuk tingkat kehadiran para guru PNS maupun guru honor .

"Kehadiran para guru di sekolah ini pada umumnya sudah sesuai aturan, baik saat masuk kelas untuk belajar, maupun jam pulang sekolah, namun yang perlu dibenahi adalah sistem absensi," bebernya.

Karena sudah menjadi satu kebiasaan jika guru-guru masuk sekolah langsung memberikan pelajaran kepada peserta didik.

"Sehingga kemudian setiap guru diperintahkan agar saat masuk harus mengikuti aturan administrasi dimana setiap pegawai diwajibkan mengisi absen masuk kantor," sambungnya.

Tak hanya itu, para guru juga diminta mengisi absen dengan jujur.

"Kalau saat masuk pukul 08.00 WIT pagi sementara jam mengajar pukul 07.00 WIT , maka absennya harus diisi  pukul 08.00 WIT tersebut dan tidak boleh sengaja digeser ke pukul 07.00 WIT. Bahkan ada yang masuk kantor pukul 09.00 WIT namun absennya di catat pada pukul 08.00 WIT. Yang tidak
jujur seperti inilah yang perlu dibenahi," tegasnya.

Kondisi yang sama juga terjadi pada saat pulang meski datangnya setiap pagi.

"Belum jam pulang namun sudah absensi pulang pada jam 15.00 WIT padahal guru tersebut masih mengajar," sambungnya lagi.

Wawali juga menyoroti masalah guru honor di SMP Negeri 3 Jayapura di mana dari 22 pegawai
honor ada yang tidak efektif dalam proses belajar mengajar.

"Karena ada yang belajar satu minggu tiga kali, ada juga satu minggu 4 kali bahkan satu minggu 5 kali bahkan datang satu hari belajar hanya 2 jam," sorotnya.

Untuk itu, Wawali meminta guru-guru honor di setiap sekolah agar jam belajarnya ditertibkan sehingga bisa belajar 4 atau 6 jam dalam sehari dan pendapatan yang di dapat juga bisa ditambahkan dengan uang transpor.

Terkait dengan pengawasan ke sekolah-sekolah, ia juga memastikan sistem kerjanya akan dirubah.

Selain Wakil Wali Kota yang melakukan inspeksi atau tidak, tentu Kepala Bidang SD -  SMP bahkan pengawas juga harus punya peran dengan membuat rencana kerja termasuk mendorong para guru agar efektif dalam proses belajar mengajar.

"Intinya, kepala bidang dan pengawas sekolah harus aktif turun ke sekolah-sekolah guna melihat permasalahan yang terjadi," tukasnya.

(Har)
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga