Soal Pasar Mama Papua, Wali Kota sampaikan permohonan maaf

Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano menyampaikan permohonan maaf kepada Mama-mama Papua yang hingga saat ini masih melakukan aktivitas jual beli di pasar yang lama.
Share it:
Rapat terakhir rencana pengoperasian pasar Mama Papua, di ruang rapat Wali Kota, Jumat (9/2/2018) 
Jayapura, Dharapos.com 
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano menyampaikan permohonan maaf kepada Mama-mama Papua yang hingga saat ini masih melakukan aktivitas jual beli di pasar yang lama.

Mengingat pasar yang baru telah dibangun di atas lahan milik Perum Damri ini telah rampung dan siap difungsikan setelah dikerjakan selama 9 bulan.

Terkait kondisi ini, Pemerintah Kota Jayapura tidak tinggal diam dan terus berupaya agar pasar baru tersebut bisa segera ditempati.

"Keterlambatan memasuki pasar Mama-mama Papua ini karena ada aturan yang kita harus penuhi terutama yang berkaitan terhadap tanah dan bangunan,“ demikian pernyataan yang disampaikannya usai memimpin rapat terakhir rencana pengoperasian pasar Mama-mama Papua, di ruang rapat Wali Kota, Jumat (9/2/2018).

Kepala Perum Damri Jayapura, lanjut Wali Kota juga tak tinggal diam dalam upaya negosiasi secepat mungkin agar segera menandatangani kerja sama antara Pemkot dan Perum Damri Jayapura.

"RAB-nya sudah siap dan telah dipelajari bersama antara Perum Damri dan Pemerintah Kota Jayapura terkait isi MoU tersebut yaitu tentang bangunan dan tanah," lanjutnya.

Menurut rencana, penandatanganannya akan dilakukan 7 Maret mendatang bertepatan dengan HUT ke 108 Kota Jayapura

"Kita akan menandatangani MoU yang akan menghadirkan beberapa pejabat Kementrian dan Direktur Utama Perum Damri," sambungnya.

Sementara itu, berkaitan dengan telah dibuatnya meja-meja jualan pada lantai satu pasar turut menjadi perhatian Wali Kota.

Pria yang akrab disapa BTM ini mengaku akan berkoordinasi dengan pihak ketiga yang membangun pasar Mama-mama Papua, apakah meja-meja tersebut bisa dibongkar atau tidak.

"Karena Mama Papua lebih doyan menggelar jualan di lantai ketimbang di atas meja," tandasnya.

Berkaitan dengan pengelolaan pasar, akan ditangani sepenuhnya oleh Pemkot melalui Dinas Perindagkop Kota Jayapura dengan melibatkan SOLPAP dengan membentuk UPT Pasar .

BTM juga minta Mama-mama dari Port Numbay yaitu dari Kayu Pulo dan Kayu Batu juga diberikan tempat untuk menjual hasil-hasil jualan mereka.

"Pasar Mama Papua yang baru juga harus bebas dari togel. Kalau kedapatan ada yang menjual togel maka akan dibersihkan oleh Satpol PP yang didukung oleh Polres Jayapura Kota," tegasnya.

Hadir pula pada rapat tersebut, Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM, Ketua komisi V DPRP Yan P. Mandenas, Wakil Ketua I dan II DPRD Kota Jayapura, pimpinan BUMN, PT. Telkom, pimpinan Perum Damri dan Pokja Papua.

Kemudian hadir pula, perwakilan Perindagkop Kota Jayapura, Kapolres Jayapura Kota, Dandim 1701 Jayapura, Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum, Bappeda, Kepala Distrik Jayapura Utara hingga Lurah Gurabesi.

(Har)
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga