Warga GMKI harus mampu menjaga diri

Warga GMKI dalam menjalani kehidupannya berada pada tiga bagian penting baik sebagai warga kampus, warga negara dan sebagai warga Kerajaan Allah.
Share it:
Ketua BKS-PGI GMKI Cabang Jayapura Drs. Elia Loupatty, saat memberikan sambutan pada syukuran
Dies Natalis GMKI setempat, yang berlangsung di gedung GKI Pengharapan Abepura, Jumat (9/2/2018)
Jayapura, Dharapos.com 
Warga GMKI dalam menjalani kehidupannya berada pada tiga bagian penting baik sebagai warga kampus, warga negara dan sebagai warga Kerajaan Allah.

"Sehingga anak-anak GMKI harus berada dalam satu keadaan yang berbeda dari mahasiswa lainnya karena dari 3 bagian inilah mereka dibimbing dan dibina hingga terbentuk sebagai warga Kerajaan Allah yang sejati," demikian pernyataan Ketua Badan Kerjasama Persatuan Gereja-gereja Indonesia Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (BKS-PGI GMKI ) Cabang Jayapura Drs. Elia Loupatty, saat acara syukuran Dies Natalis GMKI setempat, yang berlangsung di gedung GKI Pengharapan Abepura, Jumat (9/2/2018).

Menurutnya,  jika di dunia kampus mereka mampu menampilkan prestasi yang bagus maka ia pun berharap anak-anak GMKI melahirkan prestasi yang mengagumkan baik bagi kebanggaan orang tua maupun kampus.

"Jika menjadi anggota GMKI yang tangguh maka saudara akan merasakan manfaat yang luar biasa,” cetus Loupatty seraya mengingatkan anak-anak GMKI yang kini berada  di tengah-tengah pergumulan bangsa dan di tengah-tengah tantangan bergereja agar wajib untuk terus menjaga diri.

Di usia ke 68 tahun ini, warga GMKI harus menjaga diri dan lingkungan serta institusi.

"Saya ingin mengajak warga GMKI untuk bergandengan tangan guna melahirkan sesuatu yang indah dan yang tentunya disenangi oleh masyarakat di Kota Jayapura," tukasnya.

Foto bersama para Senior dan pengurus GMKI Cabang Jayapura
Ketua Umum DPP GMKI, Sahat Martin Philips Sinurat dalam sambutannya yang di sampaikan Ketua Kareteker GMKI Cabang Jayapura. John Y. Betaubun, SH, MM mengakui, selama 68 tahun GMKI, mengabdi kepada bangsa dan gereja selalu tegas dan konsisten memperjuangkan kemerdekaan keadilan dan kebenaran serta menjaga keutuhan bangsa dan gereja.

"Doktrin nasionalisme selalu menjadi perangkat erat setiap kader GMKI  baik para senior yang telah mengabdi di berbagai bidang maupun para anggota aktif yang masih bergelut di dunia mahasiswa," tandasnya.

Selain itu, selama 10 tahun GMKI telah menjadi sekolah latihan bagi mahasiswa Kristen untuk belajar mencintai Tuhan serta belajar mengabdi kepada bangsa dan gereja.

"Karena generasi muda yang ahli dan bertanggung jawab yang dibutuhkan untuk membangun bangsa dan gereja," tegas Sinurat.

Untuk itu, dalam Dies Natalis ini pihaknya tegaskan bahwa GMKI akan selalu konsisten membina dan mempersiapkan pemimpin-pemimpin muda yang siap diutus untuk mengabdi bagi gereja, bangsa dan negara

Wali Kota Jayapura dalam sambutan yang wakili Staf Ahli, Dolarina de Briving menegaskan di usia yang ke 68 tahun ini GMKI telah mencapai fase matang.

Anak-anak GMKI juga diajak untuk terus mendukung program Pemkot di bawah kepemimpinan DR. Benhur Tomi Mano, MM dan Ir. H. Rustan Saru, MM.

"Bagi mahasiswa anggota GMKI yang belum memiliki e-KTP harus segera mengurusnya termasuk pula mendukung program kebersihan dengan menjaga kebersihan yang dimulai dari keluarga, lingkungan  RT/RW hingga seluruh wilayah Kota Jayapura," tukasnya.

(Har)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga